Menu
Belajar Online Yuk

Di Antara Bentuk Pengamalan Dari Keyakinan Terhadap Al Khabir Adalah

  • Bagikan
Di antara bentuk pengamalan dari keyakinan terhadap al-Khabir adalah
Di antara bentuk pengamalan dari keyakinan terhadap al-Khabir adalah

Makna dan Bentuk Pengamalan dari Keyakinan Terhadap al-Khabir

Di dalam Asmaul Husna terdapat 99 nama-nama Allah dengan makna yang indah, salah satunya al-Khabir. Arti dari al-Khabir yakni Allah Maha mengetahui segala sesuatu yang terjadi di waktu lalu maupun di waktu mendatang baik perkara batin ataupun yang tersembunyi. Nama al-Khabir ini tercantum dalam Al-Qur’an surat al-An’am pada ayat ke 18 dan 103, dan masih banyak lagi. Jika dikaitkan dengan asmaul husna al-Khabir mempunyai arti yang sama dengan al-‘Alim, akan tetapi memiliki objek yang berbeda. Al-‘alim yang berarti al-‘ilmu yang artinya berada di bagian luar pengetahuan, sedangkan al-Khabir atau al-khibrah yang berarti batin atau yang tersembunyi. Berikut ini di antara bentuk pengamalan dari keyakinan terhadap al-Khabir adalah:

Makna dan bentuk pengamalan dari keyakinan al-Khabir

Al-Khabir adalah nama Allah yang memiliki keindahan yang menunjukkan sifat yang muta’addi.  Yang artinya maha mengetahui perkara yang tersembunyi, nama Allah yang indah, dan segala perbuatan makhluknya yang terbesit di dalam hati mereka, dan tidak ada sesuatu yang ada dilangit dan dibumi yang tersembunyi dan luput dari pengetahuan Allah Swt. Sikap al-Khabir ini diceritakan dalam sebuah buku cerita asmaul husna yang menceritakan tentang ketampanan Nabi Yusuf AS yang membuat seorang Zulaikha tergoda terhadap bisikan setan.

Ketertarikan Zulaikha sudah benar-benar membutakan mata hatinya hingga Nabi Yusuf AS difitnah dan dimasukkan ke dalam penjara. Nabi Yusuf AS menolak ajakan Zulaikha dengan tegas karena ia percaya bahwa Allah Maha mengetahui apapun yang dikerjakan, baik dan buruknya meskipun tidak terlihat oleh siapapun.

Baca Juga:  Apa yang Kamu Lakukan Ketika Melihat Temanmu Melakukan Perbuatan Terpuji

Di antara bentuk pengamalan dari keyakinan terhadap al-khabir adalah sikap yang ditunjukkan dalam kisah Nabi Yusuf AS yang mempercayai Allah Swt yang Maha mengetahui dari yang terlihat maupun yang tersembunyi bahkan di dalam hati manusia itu sendiri. Dengan keyakinan terhadap al-Khabir ini mengajarkan kita sebagai umat muslim untuk senantiasa bersikap jujur, karena Allah mengawasi gerak-gerik makhluknya bahkan yang tersembunyi sekalipun. 

Pengaruhnya berkeyakinan dengan al-Khabir di dalam ibadah

Ketika umat muslim yakin bahwa Allah Maha mengetahui melalui keyakinannya terhadap nama Allah al-Khabir, maka di dalam kehidupan seorang muslim akan memberikan pengaruh yang baik dalam ibadahnya, diantaranya:

  1. Tumbuhnya rasa yang muraqabatullah atau merasa selalu diawasi oleh Allah Swt yang maha sempurna di dalam jiwa hambanya. Karena ia akan merasa Allah mengetahui segala bentuk perbuatan dan juga dosa-dosanya. 
  2. Tumbuhnya di dalam jiwa seorang muslim yang selalu ingin mensucikan hati dari berbagai macam penyakit hati yang dapat mengotori hati itu sendiri.
  3. Tumbuhnya rasa takut terhadap Allah Swt, karena Allah Maha melihat dan juga mengetahui segala sesuatu yang tersembunyi di hati manusia, dan juga menjaga diri dan anggota tubuhnya dari perbuatan jahat terhadap orang lain. Di antara bentuk pengamalan dari keyakinan terhadap al-Khabir adalah mawas diri dan rasa takut berbuat dosa, percaya segala sesuatu yang diperbuat baik lisan dan hati manusia diawasi oleh Allah Swt.

Dalam hal ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta seorang muslim terhadap Allah Swt, dan senantiasa berbuat baik dan menjauhi larangan dari Allah Swt. Itulah tadi penjelasan mengenai pengamalan dari keyakinan al-Khabir yang bisa membawa pengaruh yang baik untuk kehidupan seorang muslim yang taat kepada Allah Swt. Selain itu, dapat membawa dampak yang baik dan positif di dalam ibadah dan juga keseharian muslim itu sendiri

Baca Juga:  Salat Sunnah Rawatib Yang Dilaksanakan Sebelum Salat Isya Dinamakan
  • Bagikan