Menu
Belajar Online Yuk

Hari Dibangkitkannya Manusia Dari Alam Kubur Dinamakan

  • Bagikan
hari dibangkitkannya manusia dari alam kubur dinamakan disebut Yaumul Ba’ats
hari dibangkitkannya manusia dari alam kubur dinamakan disebut Yaumul Ba’ats

Penjelasan Hari Kebangkitan Manusia dari Alam Kubur

Dalam ajaran islam, kematian bukanlah akhir dari perjalanan hidup seseorang. Namun dapat dikatakan jika kematian merupakan perjalanan awal bagi manusia untuk dapat menuju alam akhirat.  

Dalam kehidupannya, dapat dikatakan jika manusia akan melalui tiga fase, yaitu kehidupan di dunia, kehidupan di alam kubur atau barzakh, dan  kehidupan di akhirat. Alam barzakh sendiri merupakan gerbang untuk menuju alam akhirat atau juga sebagai batas antara alam akhirat dan alam dunia. Di dalamnya, manusia akan ditanyai oleh malaikat, yakni Munkar dan Nakir perihal amal perbuatannya. 

Peristiwa ketika Allah SWT membangkitkan kembali seluruh manusia yang meninggal dari alam kubur atau hari dibangkitkannya manusia dari alam kubur dinamakan disebut Yaumul Ba’ats. Hari kebangkitan umumnya juga disebut sebagai hari kiamat. Setelah dibangkitkan, nantinya seluruh umat manusia akan diarahkan untuk menuju ke Padang Mahsyar. 

Sebelum manusia dibangkitkan kembali, sangkakala akan ditiup terlebih dahulu oleh malaikat Israil, kemudian nantinya seluruh manusia dari zaman Nabi Adam hingga manusia terakhir akan hidup kembali dari kubur. 

Yaumul Ba’ats telah disinggung dan diterangkan oleh Allah SWT di dalam Al-Quran, salah satunya yang terdapat di dalam surat Al-Hajj ayat 7. Bahwasanya kiamat itu pasti akan datang dan Allah SWY akan membangkitkan seluruh umat manusia dari alam kubur tanpa terkecuali. 

Gambaran Yaumul Ba’ats

Allah SWT memberikan gambaran yang cukup jelas mengenai peristiwa Yaumul Ba’ats di dalam Al-Qur’an. Adapun dalil tentang Yaumul Ba’ats yakni di surah An-Nahl ayat 38. Bahwasanya Allah SWT akan membangkitkan seluruh orang yang mati tanpa terkecuali, sebagai bukti janji benar Allah SWT. Namun, sayangnya kebanyakan dari manusia tidak percaya akan datangnya peristiwa tersebut. 

Baca Juga:  Membaca Al Quran dengan Baik dan Benar

Berdasarkan tafsiran Kementrian Agama, Allah SWT memiliki tujuan dalam membangkitkan serta menghidupkan kembali seluruh umat manusia, yaitu setiap individu akan dimintai pertanggung jawaban pada amal perbuatannya ketika ia hidup di dunia. 

Selain itu, kondisi semua umat manusia yang telah meninggal dari berbagai penyebab dan kondisi, misalnya meninggal karena kecelakan, kiamat kubra dan lain sebagainya akan dihidupkan tanpa terkecuali. Bahkan, jika ada manusia yang meninggal dalam keadaan jasadnya hilang, Allah SWT tetap akan membangkitkannya pada peristiwa Yaumul Ba’ats.

Hikmah Yaumul Ba’ats 

Sebagai seorang muslim, maka wajib hukumnya dalam mengimani peristiwa Yaumul Ba’ats dan peristiwa lainnya saat kiamat. Terdapat beberapa hikmah yang terkandung di dalamnya dengan beriman kepada hari akhir, yaitu:

  • Memiliki tanggung jawab dan sifat yang berhati-hati saat melakukan setiap perbuatan. Dengan begitu, manusia akan terhindar dari berbagai dosa. 
  • Memberikan dorongan kepada manusia untuk selalu ikhlas dan taat dalam menjalani segala perintah Allah SWT.
  • Memiliki sifat teguh ketika melakukan pekerjaan dan perbuatan yang Allah SWT ridhai. 
  • Memiliki perilaku dan sifat terpuji saat menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari. 
  • Menjalani kehidupan yang senantiasa selalu berharap dan yakin adanya pahala dari Allah SWT.
  • Memberikan kesadaran kepada umat manusia untuk tidak terlena dari berbagai kesenangan dan gemerlap dunia. 

Berdasarkan penjelasan dan ulasan di atas, maka kita sudah dapat mengetahui, pengertian Yaumul Ba’ats merupakan hari dimana seluruh umat manusia dibangkitkan dari alam kubur yang nantinya akan dikumpulkan di Padang Mahsyar untuk menghadap Allah SWT. Maka wajib bagi kita sebagai seorang muslim untuk mengimani hari akhir. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.