Jelaskan Apa Yang Dimaksud Dengan Trust

jelaskan apa yang dimaksud dengan trust – Trust adalah salah satu konsep yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Konsep ini seringkali dianggap sangat penting, namun sulit untuk dijelaskan secara tepat. Trust dapat diartikan sebagai kepercayaan atau keyakinan seseorang terhadap orang atau hal lainnya. Trust dapat terbentuk dalam berbagai situasi dan hubungan, seperti antara pasangan, antara teman, antara atasan dan bawahan, antara pelanggan dan perusahaan, dan sebagainya.

Trust adalah hal yang sangat penting dalam membangun hubungan yang sehat dan harmonis. Tanpa trust, hubungan antara dua orang atau lebih akan terasa rapuh dan tidak stabil. Trust memungkinkan seseorang untuk merasa aman dan nyaman dalam hubungan itu, karena ia memiliki keyakinan bahwa orang lain tidak akan menyakiti atau mengecewakannya.

Namun, trust tidak dapat terbentuk dalam semalam. Trust membutuhkan waktu dan usaha untuk dibangun. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi terbentuknya trust, seperti integritas, konsistensi, kejujuran, dan komunikasi yang baik. Ketika seseorang bertindak sesuai dengan nilai-nilai ini, maka trust akan terbentuk dengan lebih mudah.

Trust juga dapat memengaruhi kinerja suatu organisasi atau perusahaan. Ketika karyawan merasa memiliki trust yang tinggi terhadap atasan dan rekan kerja mereka, maka mereka akan merasa lebih termotivasi untuk bekerja keras dan memberikan hasil yang terbaik. Sebaliknya, ketika trust rendah, karyawan cenderung merasa tidak termotivasi dan sulit untuk mencapai target yang diinginkan.

Trust juga dapat memengaruhi keputusan yang diambil oleh seseorang. Ketika seseorang memiliki trust yang tinggi terhadap orang lain, maka ia akan cenderung untuk mengikuti nasihat atau pendapat dari orang tersebut. Sebaliknya, ketika trust rendah, seseorang cenderung untuk meragukan dan tidak mengambil nasihat atau pendapat tersebut menjadi pertimbangan.

Trust juga sangat penting dalam dunia bisnis. Ketika pelanggan merasa memiliki trust yang tinggi terhadap perusahaan, mereka akan cenderung untuk membeli produk atau jasa dari perusahaan tersebut. Sebaliknya, ketika trust rendah, pelanggan cenderung untuk mencari pilihan yang lain. Oleh karena itu, perusahaan harus berusaha untuk membangun trust yang baik dengan pelanggan mereka.

Namun, trust juga dapat mudah rusak. Ketika seseorang merasa bahwa trust yang telah dibangun dengan orang lain telah dilanggar, maka ia akan merasa kecewa dan sulit untuk mempercayai orang tersebut lagi di masa depan. Oleh karena itu, trust harus dijaga dan dijaga dengan baik.

Dalam kesimpulannya, trust adalah konsep yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Trust memungkinkan seseorang untuk merasa aman dan nyaman dalam hubungan yang dibangun, dan memengaruhi kinerja suatu organisasi atau perusahaan. Trust juga mempengaruhi keputusan yang diambil oleh seseorang, dan sangat penting dalam dunia bisnis. Oleh karena itu, trust harus dijaga dengan baik dan diperkuat secara terus-menerus untuk membangun hubungan yang sehat dan harmonis.

Penjelasan: jelaskan apa yang dimaksud dengan trust

1. Trust dapat diartikan sebagai kepercayaan atau keyakinan seseorang terhadap orang atau hal lainnya.

Trust atau kepercayaan adalah keyakinan seseorang terhadap orang atau hal lainnya. Trust melibatkan perasaan percaya dan yakin bahwa orang atau hal tersebut dapat diandalkan dan dapat memberikan manfaat atau keuntungan bagi seseorang. Trust juga dapat diartikan sebagai suatu bentuk investasi sosial yang dilakukan oleh seseorang terhadap orang lain atau suatu entitas.

Trust merupakan suatu elemen penting dalam hubungan interpersonal, karena trust membantu seseorang untuk membangun hubungan yang sehat dan harmonis dengan orang lain. Dalam suatu hubungan, trust memungkinkan seseorang untuk merasa aman dan nyaman karena ia memiliki keyakinan bahwa orang lain tidak akan menyakiti atau mengecewakannya. Trust juga memungkinkan seseorang untuk memperoleh dukungan, bantuan, dan pertolongan dari orang lain, sehingga dapat memperkuat hubungan tersebut.

Trust juga sangat penting dalam dunia bisnis. Ketika pelanggan memiliki trust yang tinggi terhadap perusahaan, mereka akan lebih cenderung untuk membeli produk atau jasa dari perusahaan tersebut. Sebaliknya, jika trust rendah, pelanggan akan mencari alternatif lain. Oleh karena itu, perusahaan harus membangun trust yang baik dengan pelanggan mereka, dengan memberikan produk dan layanan yang berkualitas, memberikan layanan pelanggan yang baik, dan memenuhi janji mereka.

Trust juga memengaruhi kinerja suatu organisasi atau perusahaan. Ketika karyawan merasa memiliki trust yang tinggi terhadap atasan dan rekan kerja mereka, mereka akan merasa lebih termotivasi untuk bekerja keras dan memberikan hasil yang terbaik. Sebaliknya, jika trust rendah, karyawan akan merasa tidak termotivasi dan sulit untuk mencapai target yang diinginkan.

Baca juga:  Bagaimana Syarat Melaksanakan Salat Qasar Secara Berjamaah

Namun, trust tidak dapat terbentuk dalam semalam. Trust membutuhkan waktu dan usaha untuk dibangun. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi terbentuknya trust, seperti integritas, konsistensi, kejujuran, dan komunikasi yang baik. Ketika seseorang bertindak sesuai dengan nilai-nilai ini, maka trust akan terbentuk dengan lebih mudah.

Trust juga dapat mudah rusak. Ketika seseorang merasa bahwa trust yang telah dibangun dengan orang lain telah dilanggar, maka ia akan merasa kecewa dan sulit untuk mempercayai orang tersebut lagi di masa depan. Oleh karena itu, trust harus dijaga dan diperkuat secara terus-menerus untuk membangun hubungan yang sehat dan harmonis.

2. Trust memungkinkan seseorang untuk merasa aman dan nyaman dalam hubungan itu, karena ia memiliki keyakinan bahwa orang lain tidak akan menyakiti atau mengecewakannya.

Trust adalah konsep yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Konsep ini seringkali dianggap sangat penting, namun sulit untuk dijelaskan secara tepat. Trust dapat diartikan sebagai kepercayaan atau keyakinan seseorang terhadap orang atau hal lainnya.

Trust memungkinkan seseorang untuk merasa aman dan nyaman dalam hubungan itu, karena ia memiliki keyakinan bahwa orang lain tidak akan menyakiti atau mengecewakannya. Ketika seseorang memiliki trust yang tinggi terhadap orang lain, ia akan merasa lebih tenang dan nyaman dalam berinteraksi dengan orang tersebut. Seseorang yang memiliki trust yang tinggi juga cenderung lebih terbuka dan jujur dalam hubungan itu.

Dalam sebuah hubungan, trust dapat memberikan keamanan emosional bagi seseorang. Misalnya, ketika seorang pasangan memiliki trust yang tinggi terhadap pasangannya, ia merasa yakin bahwa pasangannya tidak akan selingkuh atau meninggalkannya. Hal ini dapat membuat pasangan tersebut merasa lebih tenang dan nyaman dalam hubungan itu, dan meningkatkan kebahagiaan mereka.

Namun, ketika trust terganggu atau dilanggar, perasaan keamanan emosional dapat hilang dengan cepat. Seorang individu yang merasa bahwa trust-nya telah dilanggar oleh orang lain akan merasa sangat kecewa dan sulit untuk mempercayai orang tersebut lagi di masa depan. Hal ini dapat merusak hubungan dan memengaruhi kesejahteraan emosional seseorang.

Oleh karena itu, trust sangat penting dalam membangun hubungan yang sehat dan harmonis. Trust memungkinkan seseorang untuk merasa aman dan nyaman dalam hubungan itu, dan memberikan keamanan emosional bagi seseorang. Sebaliknya, ketika trust terganggu atau dilanggar, perasaan keamanan emosional dapat hilang dengan cepat dan memengaruhi kesejahteraan emosional seseorang.

3. Trust membutuhkan waktu dan usaha untuk dibangun.

Trust adalah sebuah keyakinan atau kepercayaan seseorang terhadap orang atau sesuatu yang lain. Trust ini dapat memungkinkan seseorang untuk merasa aman dan nyaman dalam suatu hubungan, karena ia percaya bahwa orang yang ia percayai tidak akan menyakiti atau mengecewakannya.

Namun, trust tidak dapat terbentuk dengan cepat dan mudah. Trust membutuhkan waktu dan usaha untuk dibangun. Trust yang baik harus didasarkan pada konsistensi, kejujuran, integritas, dan komunikasi yang baik. Proses membangun trust ini dapat memakan waktu yang lama, tergantung pada kedalaman hubungan yang dibangun.

Proses membangun trust ini membutuhkan kesabaran dan upaya yang konsisten dari kedua belah pihak. Ketika seseorang merasa bahwa orang lain tidak konsisten dalam tindakannya, maka trust yang telah terbentuk dapat menjadi rusak. Oleh karena itu, penting bagi seseorang untuk memperlihatkan konsistensi dan kejujuran dalam tindakannya.

Selain itu, trust juga membutuhkan komunikasi yang baik. Komunikasi yang baik dapat membantu seseorang untuk memahami orang lain dengan lebih baik. Dalam hubungan yang baik, komunikasi yang baik dapat membantu meningkatkan kepercayaan antara kedua belah pihak.

Dalam dunia bisnis, trust juga sangat penting. Perusahaan harus membangun trust yang baik dengan pelanggan mereka agar pelanggan merasa aman dan nyaman dalam membeli produk atau jasa perusahaan tersebut. Hal ini dapat membantu perusahaan untuk mencapai kepercayaan pelanggan yang tinggi dan meningkatkan kinerja perusahaan.

Dalam kesimpulannya, trust membutuhkan waktu dan usaha yang konsisten untuk dibangun. Trust yang baik harus didasarkan pada konsistensi, kejujuran, integritas, dan komunikasi yang baik. Oleh karena itu, ketika seseorang ingin membangun trust yang baik, ia harus memperlihatkan konsistensi dan kejujuran dalam tindakannya serta berkomunikasi dengan baik.

4. Faktor-faktor seperti integritas, konsistensi, kejujuran, dan komunikasi yang baik dapat mempengaruhi terbentuknya trust.

Trust adalah suatu konsep yang berkaitan dengan keyakinan dan kepercayaan seseorang terhadap orang lain atau hal lainnya. Trust memungkinkan seseorang untuk merasa aman dan nyaman dalam hubungan tersebut, karena ia memiliki keyakinan bahwa orang lain tidak akan menyakiti atau mengecewakannya.

Namun, trust tidak dapat terbentuk dengan mudah. Trust membutuhkan waktu dan usaha yang cukup besar untuk dibangun. Hal ini dikarenakan trust harus didasarkan pada pengalaman dan bukti konkret yang memperkuat keyakinan seseorang terhadap orang atau hal tersebut.

Faktor-faktor seperti integritas, konsistensi, kejujuran, dan komunikasi yang baik dapat mempengaruhi terbentuknya trust. Ketika seseorang bertindak sesuai dengan nilai-nilai ini, maka trust akan terbentuk dengan lebih mudah. Misalnya, ketika seseorang konsisten dengan janji-janjinya dan selalu berbicara jujur, maka orang lain akan lebih mudah untuk mempercayainya.

Integritas berhubungan dengan kesetiaan dan kejujuran. Seorang yang memiliki integritas yang tinggi akan menunjukkan konsistensi dalam perilakunya dan selalu berbicara jujur. Orang dengan integritas yang tinggi akan mampu membangun trust dengan orang lain dengan cepat.

Baca juga:  Bagaimana Tahap Menentukan Luas Persegi Panjang

Konsistensi juga sangat penting dalam membangun trust. Ketika seseorang konsisten dalam perilakunya dan selalu menepati janjinya, maka orang lain akan lebih mudah untuk mempercayainya. Sebaliknya, ketika seseorang tidak konsisten dalam perilakunya, orang lain akan merasa ragu dan sulit untuk mempercayainya.

Kejujuran juga sangat penting dalam membangun trust. Seorang yang selalu berbicara jujur akan lebih mudah dipercayai oleh orang lain. Ketika seseorang berbicara jujur, ia akan menunjukkan bahwa ia dapat dipercaya dan dapat diandalkan.

Komunikasi yang baik juga merupakan faktor penting dalam membangun trust. Ketika seseorang memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik, ia akan lebih mudah untuk membangun hubungan yang sehat dan harmonis. Komunikasi yang baik memungkinkan seseorang untuk memahami kebutuhan dan keinginan orang lain, dan menciptakan hubungan yang saling menguntungkan.

Dalam kesimpulannya, trust membutuhkan waktu dan usaha yang cukup besar untuk dibangun. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi terbentuknya trust, seperti integritas, konsistensi, kejujuran, dan komunikasi yang baik. Ketika seseorang bertindak sesuai dengan nilai-nilai ini, maka trust akan terbentuk dengan lebih mudah. Oleh karena itu, trust harus dijaga dan diperkuat secara terus-menerus untuk membangun hubungan yang sehat dan harmonis.

5. Trust juga dapat memengaruhi kinerja suatu organisasi atau perusahaan.

Poin kelima dari tema ‘jelaskan apa yang dimaksud dengan trust’ adalah bahwa trust juga dapat memengaruhi kinerja suatu organisasi atau perusahaan. Hal ini disebabkan karena trust memainkan peran penting dalam membentuk hubungan antara karyawan, atasan, dan pelanggan.

Karyawan yang memiliki trust yang tinggi terhadap atasan dan rekan kerja mereka akan merasa lebih termotivasi untuk bekerja keras dan memberikan hasil yang terbaik. Mereka juga cenderung merasa lebih nyaman dan senang dalam bekerja karena merasa dihargai dan diakui oleh rekan kerja dan atasan mereka. Sebaliknya, ketika trust rendah, karyawan cenderung merasa tidak termotivasi dan sulit untuk mencapai target yang diinginkan. Mereka mungkin merasa tidak nyaman dan tidak dapat bekerja dengan efektif karena merasa tidak dihargai atau diperhatikan oleh atasan mereka.

Selain itu, trust juga berperan penting dalam membentuk hubungan antara perusahaan dan pelanggan. Ketika pelanggan merasa memiliki trust yang tinggi terhadap perusahaan, mereka akan cenderung untuk membeli produk atau jasa dari perusahaan tersebut. Mereka merasa bahwa perusahaan tersebut memiliki reputasi yang baik dan dapat dipercaya. Sebaliknya, ketika trust rendah, pelanggan cenderung untuk mencari pilihan yang lain. Oleh karena itu, perusahaan harus berusaha untuk membangun trust yang baik dengan pelanggan mereka dengan memberikan produk atau jasa yang berkualitas dan memberikan pelayanan yang baik.

Dalam kesimpulannya, trust memainkan peran penting dalam membentuk hubungan antara karyawan, atasan, pelanggan, dan perusahaan. Trust yang tinggi dapat meningkatkan kinerja karyawan dan memperkuat hubungan antara perusahaan dan pelanggan. Oleh karena itu, perusahaan harus berusaha untuk membangun trust yang kuat dengan karyawan dan pelanggan mereka dengan cara yang konsisten dan positif.

6. Trust juga dapat memengaruhi keputusan yang diambil oleh seseorang.

Poin keenam dari tema “jelaskan apa yang dimaksud dengan trust” adalah bahwa trust juga dapat memengaruhi keputusan yang diambil oleh seseorang. Hal ini terjadi karena trust berhubungan dengan keyakinan seseorang terhadap kebenaran atau keandalan informasi yang diterima dari orang lain. Ketika seseorang memiliki trust yang tinggi terhadap sumber informasi atau orang yang memberikan saran atau nasihat, maka keputusan yang diambil akan lebih dipengaruhi oleh informasi atau saran tersebut.

Sebaliknya, ketika trust rendah, seseorang akan meragukan informasi atau saran yang diberikan, sehingga keputusan yang diambil mungkin berbeda atau bahkan bertentangan dengan informasi atau saran tersebut. Oleh karena itu, trust sangat penting dalam memberikan panduan dan arahan dalam pengambilan keputusan.

Trust juga memengaruhi keputusan dalam hubungan interpersonal. Misalnya, ketika seseorang memiliki trust yang tinggi terhadap pasangan, maka keputusan yang diambil dalam hubungan tersebut akan lebih dipengaruhi oleh kepercayaan dan keyakinan bahwa pasangan tersebut akan melakukan yang terbaik untuk hubungan tersebut. Sebaliknya, ketika trust rendah, seseorang mungkin memilih untuk tidak mengambil risiko atau memilih untuk bersikap defensif dalam hubungan tersebut.

Dalam bisnis, trust juga memengaruhi keputusan yang diambil oleh pelanggan. Ketika pelanggan memiliki trust yang tinggi terhadap produk atau jasa yang ditawarkan oleh sebuah perusahaan, maka mereka akan cenderung untuk membeli produk atau jasa tersebut. Sebaliknya, ketika trust rendah, pelanggan akan mencari alternatif lain yang dapat memenuhi kebutuhan mereka.

Oleh karena itu, trust sangat penting dalam pengambilan keputusan dalam berbagai situasi, baik dalam hubungan interpersonal maupun dalam bisnis. Trust yang baik dapat memberikan panduan dan arahan yang baik dalam pengambilan keputusan, sehingga dapat memberikan hasil yang lebih baik dan menghindari kesalahan atau keputusan yang merugikan.

7. Trust sangat penting dalam dunia bisnis.

Trust adalah konsep yang sangat penting dalam dunia bisnis. Sebuah perusahaan yang memiliki trust yang baik dengan pelanggan, akan cenderung untuk memiliki pelanggan yang loyal dan akan terus membeli produk atau jasa dari perusahaan tersebut. Namun, trust tidak hanya berlaku untuk hubungan antara perusahaan dan pelanggan, tetapi juga antara perusahaan dan karyawan, antara perusahaan dan pemasok, dan antara perusahaan dan mitra bisnis lainnya.

Baca juga:  Bagaimana Cara Menyikapi Teman Baru Yang Berbeda Agama Dengan Kita

Dalam hubungan antara perusahaan dan pelanggan, trust dapat terbentuk ketika perusahaan memberikan produk atau jasa yang berkualitas, transparan dalam harga dan pengiriman, serta memberikan pelayanan yang baik dan responsif terhadap keluhan atau masalah yang dihadapi pelanggan. Perusahaan juga dapat membangun trust dengan pelanggan melalui kegiatan sosial atau lingkungan yang positif, seperti mendukung kegiatan amal atau menjalankan program-program lingkungan yang bertanggung jawab.

Trust juga sangat penting dalam hubungan antara perusahaan dan karyawan. Ketika karyawan merasa memiliki trust yang tinggi terhadap perusahaan, mereka akan cenderung untuk bekerja keras dan memberikan hasil yang terbaik. Karyawan yang memiliki trust yang tinggi juga cenderung untuk merasa lebih termotivasi dan memiliki loyalitas yang tinggi terhadap perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan harus berusaha untuk membangun trust yang baik dengan karyawan mereka, seperti memberikan kompensasi yang adil dan kesempatan pengembangan karir yang jelas.

Selain itu, trust juga sangat penting dalam hubungan antara perusahaan dan pemasok atau mitra bisnis lainnya. Ketika perusahaan memiliki trust yang baik dengan pemasok atau mitra bisnis lainnya, mereka akan cenderung untuk bekerja sama dengan lebih baik dan mencapai tujuan bersama. Perusahaan juga dapat membangun trust dengan pemasok atau mitra bisnis lainnya dengan memberikan pembayaran yang tepat waktu, menjalin komunikasi yang baik, dan membangun hubungan yang saling menguntungkan dalam jangka panjang.

Dalam kesimpulannya, trust adalah hal yang sangat penting dalam dunia bisnis. Ketika perusahaan memiliki trust yang baik dengan pelanggan, karyawan, pemasok, dan mitra bisnis lainnya, maka mereka akan cenderung untuk mencapai tujuan mereka dengan lebih mudah dan efektif. Oleh karena itu, perusahaan harus berusaha untuk membangun trust yang baik dalam semua hubungan bisnis mereka.

8. Trust juga dapat mudah rusak dan harus dijaga dengan baik.

1. Trust dapat diartikan sebagai kepercayaan atau keyakinan seseorang terhadap orang atau hal lainnya. Trust dibangun ketika seseorang merasa yakin bahwa orang atau hal tersebut dapat diandalkan, dapat dipercaya, dan akan bertindak sesuai dengan harapan. Trust dapat terbentuk dalam berbagai situasi dan hubungan, seperti antara pasangan, antara teman, antara atasan dan bawahan, antara pelanggan dan perusahaan, dan sebagainya.

2. Trust memungkinkan seseorang untuk merasa aman dan nyaman dalam hubungan itu, karena ia memiliki keyakinan bahwa orang lain tidak akan menyakiti atau mengecewakannya. Ketika seseorang merasa memiliki trust yang tinggi terhadap orang lain, ia akan merasa lebih mudah untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang tersebut. Trust juga memungkinkan seseorang untuk berbagi informasi pribadi atau rahasia, karena ia merasa yakin bahwa informasi tersebut tidak akan disalahgunakan.

3. Trust membutuhkan waktu dan usaha untuk dibangun. Trust tidak dapat terbentuk dalam semalam. Dibutuhkan waktu dan usaha untuk membangun trust. Trust dibangun melalui interaksi yang terus-menerus, konsistensi, dan kejujuran dalam tindakan dan kata-kata. Ketika seseorang bertindak sesuai dengan nilai-nilai ini, maka trust akan terbentuk dengan lebih mudah.

4. Faktor-faktor seperti integritas, konsistensi, kejujuran, dan komunikasi yang baik dapat mempengaruhi terbentuknya trust. Ketika seseorang memiliki integritas yang tinggi, ia akan cenderung untuk bertindak sesuai dengan nilai-nilai yang diyakininya, dan hal ini dapat membangun trust dengan orang lain. Konsistensi dalam tindakan dan kata-kata juga dapat membangun trust, karena orang lain dapat merasa yakin bahwa seseorang tidak hanya berbicara kosong, tetapi juga bertindak sesuai dengan apa yang diucapkan. Kejujuran juga sangat penting dalam membangun trust, karena orang lain akan merasa yakin bahwa seseorang tidak akan menyembunyikan informasi yang penting. Komunikasi yang baik juga dapat membangun trust, karena orang lain akan merasa lebih terbuka dan nyaman dalam berinteraksi dengan seseorang.

5. Trust juga dapat memengaruhi kinerja suatu organisasi atau perusahaan. Ketika karyawan merasa memiliki trust yang tinggi terhadap atasan dan rekan kerja mereka, maka mereka akan merasa lebih termotivasi untuk bekerja keras dan memberikan hasil yang terbaik. Sebaliknya, ketika trust rendah, karyawan cenderung merasa tidak termotivasi dan sulit untuk mencapai target yang diinginkan. Hal ini dapat memengaruhi kinerja perusahaan secara keseluruhan.

6. Trust juga dapat memengaruhi keputusan yang diambil oleh seseorang. Ketika seseorang memiliki trust yang tinggi terhadap orang lain, maka ia akan cenderung untuk mengikuti nasihat atau pendapat dari orang tersebut. Sebaliknya, ketika trust rendah, seseorang cenderung untuk meragukan dan tidak mengambil nasihat atau pendapat tersebut menjadi pertimbangan.

7. Trust sangat penting dalam dunia bisnis. Ketika pelanggan merasa memiliki trust yang tinggi terhadap perusahaan, mereka akan cenderung untuk membeli produk atau jasa dari perusahaan tersebut. Sebaliknya, ketika trust rendah, pelanggan cenderung untuk mencari pilihan yang lain. Oleh karena itu, perusahaan harus berusaha untuk membangun trust yang baik dengan pelanggan mereka.

8. Trust juga dapat mudah rusak dan harus dijaga dengan baik. Ketika seseorang merasa bahwa trust yang telah dibangun dengan orang lain telah dilanggar, maka ia akan merasa kecewa dan sulit untuk mempercayai orang tersebut lagi di masa depan. Oleh karena itu, trust harus dijaga dan dijaga dengan baik. Trust dapat rusak akibat ketidakjujuran, ketidak-konsistenan, atau tindakan yang tidak etis. Oleh karena itu, perlu dijaga dengan baik agar tetap terjaga dan tidak hilang.