Jelaskan Awal Berdirinya Kerajaan Singasari

jelaskan awal berdirinya kerajaan singasari – Kerajaan Singasari adalah salah satu kerajaan besar di Indonesia yang terletak di Jawa Timur. Kerajaan ini didirikan oleh Ken Arok pada tahun 1222 Masehi setelah berhasil membunuh Tunggul Ametung, raja Kerajaan Kediri yang saat itu sedang kuat dan berkuasa. Ken Arok yang berasal dari keluarga miskin di desa Tumapel berhasil meraih kekuasaan dengan kecerdikan dan keberanian yang dimilikinya.

Awal berdirinya Kerajaan Singasari dimulai dari keinginan Ken Arok untuk membalas dendam atas perlakuan buruk yang diterimanya dari Tunggul Ametung. Pada saat itu, Ken Arok bekerja sebagai penjaga istana raja Kediri dan sering mendapatkan perlakuan yang tidak adil dari raja dan para pengikutnya. Namun, Ken Arok tidak tinggal diam dan terus berusaha untuk menemukan celah untuk membalas dendam.

Pada suatu hari, Ken Arok mendapat informasi bahwa Tunggul Ametung memiliki seorang putri cantik bernama Ken Dedes. Ken Arok pun merencanakan untuk membuat Ken Dedes jatuh cinta padanya dan memanfaatkan cinta tersebut untuk membunuh Tunggul Ametung. Dengan kecerdikan dan keberanian yang dimilikinya, Ken Arok berhasil merebut hati Ken Dedes dan membunuh Tunggul Ametung.

Setelah berhasil membunuh Tunggul Ametung, Ken Arok mengambil alih kekuasaan di Kerajaan Kediri dan menetapkan dirinya sebagai raja. Namun, keberhasilan Ken Arok tidak bertahan lama karena dia dijatuhkan oleh Jayakatwang, seorang adipati dari Janggala yang merasa tidak puas dengan kekuasaan Ken Arok.

Ketika Jayakatwang berhasil merebut kekuasaan di Kerajaan Kediri, Ken Arok kabur ke Tumapel dan memutuskan untuk mendirikan kerajaannya sendiri dengan nama Kerajaan Singasari. Dalam waktu singkat, Kerajaan Singasari berhasil tumbuh dan berkembang menjadi kerajaan yang kuat dan berpengaruh di Jawa Timur.

Selain kecerdikan dan keberanian Ken Arok, Kerajaan Singasari juga berhasil tumbuh dan berkembang karena dukungan dari para pendukungnya. Salah satu pendukung utama Ken Arok adalah Tunggul Ametung, seorang pengikut setia yang akhirnya memihak pada Ken Arok setelah menyaksikan keberhasilannya membunuh Tunggul Ametung.

Selain itu, Kerajaan Singasari juga mampu tumbuh dan berkembang karena strategi politik yang cerdas. Ken Arok berhasil menjalin hubungan baik dengan kerajaan-kerajaan lain di Jawa Timur dan bahkan berhasil menaklukkan beberapa kerajaan tersebut seperti Kerajaan Bali dan Kerajaan Sumenep.

Dengan keberhasilannya dalam membangun Kerajaan Singasari, Ken Arok berhasil menunjukkan bahwa kecerdikan dan keberanian bisa menjadi kunci sukses dalam membangun sebuah kerajaan. Meskipun awalnya dia berasal dari keluarga miskin dan dianggap tidak memiliki potensi, namun Ken Arok berhasil membuktikan bahwa dia mampu menjadi raja yang hebat dan berpengaruh di Jawa Timur.

Penjelasan: jelaskan awal berdirinya kerajaan singasari

1. Awal berdirinya Kerajaan Singasari dimulai dari keinginan Ken Arok untuk membalas dendam atas perlakuan buruk yang diterimanya dari Tunggul Ametung.

Kerajaan Singasari didirikan oleh Ken Arok pada tahun 1222 Masehi setelah berhasil membunuh Tunggul Ametung, raja Kerajaan Kediri yang saat itu sedang kuat dan berkuasa. Awal berdirinya Kerajaan Singasari bermula dari keinginan Ken Arok untuk membalas dendam atas perlakuan buruk yang diterimanya dari Tunggul Ametung.

Ken Arok sebelumnya adalah seorang penjaga istana raja Kediri dan sering mendapatkan perlakuan yang tidak adil dari raja dan para pengikutnya. Namun, dia tidak tinggal diam dan terus berusaha untuk menemukan celah untuk membalas dendam.

Pada suatu hari, Ken Arok mendapat informasi bahwa Tunggul Ametung memiliki seorang putri cantik bernama Ken Dedes. Ken Arok pun merencanakan untuk membuat Ken Dedes jatuh cinta padanya dan memanfaatkan cinta tersebut untuk membunuh Tunggul Ametung.

Dengan kecerdikan dan keberanian yang dimilikinya, Ken Arok berhasil merebut hati Ken Dedes dan membunuh Tunggul Ametung. Setelah berhasil membunuh Tunggul Ametung, Ken Arok mengambil alih kekuasaan di Kerajaan Kediri dan menetapkan dirinya sebagai raja.

Namun, keberhasilan Ken Arok tidak bertahan lama karena dia dijatuhkan oleh Jayakatwang, seorang adipati dari Janggala yang merasa tidak puas dengan kekuasaan Ken Arok. Ketika Jayakatwang berhasil merebut kekuasaan di Kerajaan Kediri, Ken Arok kabur ke Tumapel dan memutuskan untuk mendirikan kerajaannya sendiri dengan nama Kerajaan Singasari.

Baca juga:  Jelaskan Apa Yang Dimaksud Dengan Ilustrasi

Dalam waktu singkat, Kerajaan Singasari berhasil tumbuh dan berkembang menjadi kerajaan yang kuat dan berpengaruh di Jawa Timur. Selain kecerdikan dan keberanian Ken Arok, Kerajaan Singasari juga berhasil tumbuh dan berkembang karena dukungan dari para pendukungnya dan strategi politik yang cerdas.

Dengan demikian, awal berdirinya Kerajaan Singasari berasal dari keinginan Ken Arok untuk membalas dendam atas perlakuan buruk yang diterimanya dari Tunggul Ametung. Meskipun awalnya berasal dari keluarga miskin dan dianggap tidak memiliki potensi, Ken Arok berhasil membuktikan bahwa dia mampu menjadi raja yang hebat dan berpengaruh di Jawa Timur.

2. Ken Arok berhasil merebut hati Ken Dedes dan membunuh Tunggul Ametung.

Poin kedua dalam tema “jelaskan awal berdirinya Kerajaan Singasari” adalah bahwa Ken Arok berhasil merebut hati Ken Dedes dan membunuh Tunggul Ametung. Hal ini menjadi pemicu bagi Ken Arok untuk memulai perjalanan menjadi raja dan membangun Kerajaan Singasari.

Pada awalnya, Ken Arok adalah seorang penjaga istana di Kerajaan Kediri yang sering mendapatkan perlakuan buruk dari raja dan para pengikutnya. Namun, keinginan Ken Arok untuk membalas dendam terhadap Tunggul Ametung, raja Kerajaan Kediri, membuatnya berusaha mencari celah untuk merealisasikan rencananya.

Suatu hari, Ken Arok mendapat informasi bahwa Tunggul Ametung memiliki seorang putri cantik bernama Ken Dedes. Ken Arok merencanakan untuk membuat Ken Dedes jatuh cinta padanya dan memanfaatkan cinta tersebut untuk membunuh Tunggul Ametung. Dengan kecerdikan dan keberanian yang dimilikinya, Ken Arok berhasil merebut hati Ken Dedes dan membunuh Tunggul Ametung.

Setelah berhasil membunuh Tunggul Ametung, Ken Arok mengambil alih kekuasaan di Kerajaan Kediri dan menetapkan dirinya sebagai raja. Namun, keberhasilan Ken Arok tidak bertahan lama karena dia dijatuhkan oleh Jayakatwang, seorang adipati dari Janggala yang merasa tidak puas dengan kekuasaan Ken Arok.

Hal ini membuat Ken Arok kabur ke Tumapel dan memutuskan untuk mendirikan kerajaannya sendiri dengan nama Kerajaan Singasari. Dalam waktu singkat, Kerajaan Singasari berhasil tumbuh dan berkembang menjadi kerajaan yang kuat dan berpengaruh di Jawa Timur.

Dari poin kedua tersebut, dapat disimpulkan bahwa keberhasilan Ken Arok dalam membunuh Tunggul Ametung dan merebut hati Ken Dedes menjadi kunci awal bagi berdirinya Kerajaan Singasari. Dengan kecerdikan dan keberanian yang dimilikinya, Ken Arok berhasil meraih kekuasaan dan membangun kerajaannya sendiri.

3. Setelah berhasil membunuh Tunggul Ametung, Ken Arok mengambil alih kekuasaan di Kerajaan Kediri dan menetapkan dirinya sebagai raja.

Setelah berhasil membunuh raja Tunggul Ametung, Ken Arok mengambil alih kekuasaan di Kerajaan Kediri dan menetapkan dirinya sebagai raja. Namun, keberhasilannya tidak bertahan lama karena dia dijatuhkan oleh Jayakatwang, seorang adipati dari Janggala yang merasa tidak puas dengan kekuasaan Ken Arok.

Ketika Jayakatwang berhasil merebut kekuasaan di Kerajaan Kediri, Ken Arok kabur ke Tumapel dan memutuskan untuk mendirikan kerajaannya sendiri dengan nama Kerajaan Singasari. Pada saat itu, Tumapel adalah sebuah desa kecil yang terletak di lereng Gunung Kawi di Jawa Timur. Ken Arok memilih Tumapel sebagai tempat berlindung karena kondisinya yang terpencil dan sulit dijangkau oleh musuh.

Setelah menetap di Tumapel, Ken Arok mulai merencanakan pendirian kerajaannya sendiri. Dia mengumpulkan para pengikutnya dan membangun pertahanan untuk melindungi diri dari serangan musuh. Selain itu, Ken Arok juga memperkuat hubungan dengan kerajaan-kerajaan tetangga untuk memperoleh dukungan dan melindungi diri dari serangan musuh.

Dalam waktu singkat, Kerajaan Singasari berhasil tumbuh dan berkembang menjadi kerajaan yang kuat dan berpengaruh di Jawa Timur. Ken Arok membangun istana yang megah di Tumapel dan menunjuk para pengikutnya sebagai pejabat tinggi dalam pemerintahan. Selain itu, dia juga membangun jaringan perdagangan yang kuat dengan negara-negara tetangga seperti Cina dan India.

Dengan pendirian Kerajaan Singasari, Ken Arok berhasil menunjukkan keberhasilannya dalam membangun kerajaannya sendiri setelah dijatuhkan oleh Jayakatwang dari Kerajaan Kediri. Dia berhasil menunjukkan bahwa dia adalah pemimpin yang kuat dan mampu membangun kerajaan yang besar dan berpengaruh. Keberhasilan ini juga membuka jalan bagi perkembangan budaya dan peradaban di Jawa Timur pada masa itu.

4. Ketika Jayakatwang berhasil merebut kekuasaan di Kerajaan Kediri, Ken Arok kabur ke Tumapel dan memutuskan untuk mendirikan kerajaannya sendiri dengan nama Kerajaan Singasari.

Poin keempat dari tema “jelaskan awal berdirinya Kerajaan Singasari” adalah ketika Jayakatwang berhasil merebut kekuasaan di Kerajaan Kediri, Ken Arok kabur ke Tumapel dan memutuskan untuk mendirikan kerajaannya sendiri dengan nama Kerajaan Singasari.

Setelah Ken Arok berhasil mengambil alih kekuasaan di Kerajaan Kediri dan menetapkan dirinya sebagai raja, kekuasaannya tidak bertahan lama. Jayakatwang, seorang adipati dari Janggala yang merasa tidak puas dengan kekuasaan Ken Arok, berhasil merebut kekuasaan di Kerajaan Kediri dan menjadikannya sebagai bawahannya.

Ketika Ken Arok mengetahui bahwa dia tidak lagi berkuasa di Kerajaan Kediri, dia kabur ke Tumapel, desa tempat keluarganya tinggal. Di sana, Ken Arok memutuskan untuk mendirikan kerajaannya sendiri dengan nama Kerajaan Singasari. Ia mengumpulkan para pengikutnya dan membentuk pasukan untuk menghadapi Jayakatwang.

Baca juga:  Bagaimana Menentukan Lokasi Dalam Pra Produksi

Dalam waktu singkat, Kerajaan Singasari berhasil tumbuh dan berkembang menjadi kerajaan yang kuat dan berpengaruh di Jawa Timur. Hal ini tidak terlepas dari kecerdikan dan keberanian Ken Arok serta dukungan yang diberikan oleh para pendukungnya.

Selain itu, Ken Arok juga berhasil menjalin hubungan baik dengan kerajaan-kerajaan lain di Jawa Timur dan bahkan berhasil menaklukkan beberapa kerajaan seperti Kerajaan Bali dan Kerajaan Sumenep. Dalam prosesnya, Ken Arok juga menunjukkan bahwa strategi politik yang cerdas sangat penting dalam membangun sebuah kerajaan.

Dengan mendirikan Kerajaan Singasari, Ken Arok berhasil menunjukkan bahwa dia tidak hanya pandai dalam menaklukkan lawan, namun juga mampu membangun sebuah kerajaan yang kuat dan berpengaruh. Kerajaan Singasari menjadi salah satu kerajaan besar di Indonesia yang berhasil menciptakan masa kejayaan pada masa pemerintahan Raja Kertanegara, putra Ken Arok.

5. Kerajaan Singasari berhasil tumbuh dan berkembang menjadi kerajaan yang kuat dan berpengaruh di Jawa Timur.

Kerajaan Singasari berhasil tumbuh dan berkembang menjadi kerajaan yang kuat dan berpengaruh di Jawa Timur setelah Ken Arok berhasil mendirikan kerajaan ini di Tumapel. Setelah kabur dari Kerajaan Kediri karena ditaklukkan oleh Jayakatwang, Ken Arok memutuskan untuk mendirikan kerajaannya sendiri dengan nama Kerajaan Singasari.

Kerajaan Singasari berhasil tumbuh dan berkembang karena dukungan dari para pendukungnya seperti Tunggul Ametung, seorang pengikut setia yang akhirnya memihak pada Ken Arok setelah menyaksikan keberhasilannya membunuh Tunggul Ametung. Selain itu, ken Arok juga berhasil menjalin hubungan baik dengan kerajaan-kerajaan lain di Jawa Timur.

Salah satu keberhasilan Ken Arok dalam membangun Kerajaan Singasari adalah berhasil menaklukkan Kerajaan Bali dan Kerajaan Sumenep. Hal ini membuat Kerajaan Singasari semakin dikenal dan dihormati oleh kerajaan-kerajaan lain di wilayah Jawa Timur.

Kerajaan Singasari juga berhasil tumbuh dan berkembang karena strategi politik yang cerdas. Ken Arok berhasil menjalin hubungan baik dengan kerajaan-kerajaan lain di Jawa Timur dan bahkan berhasil memperoleh dukungan dari Kerajaan Ternate di Maluku.

Kerajaan Singasari menjadi salah satu kerajaan terbesar di Jawa Timur dan bahkan berhasil menaklukkan kerajaan-kerajaan tetangga seperti Kerajaan Bali dan Kerajaan Sumenep. Keberhasilannya dalam membangun kerajaan ini membuat Ken Arok dianggap sebagai seorang raja yang hebat dan berpengaruh di Jawa Timur.

6. Keberhasilan Ken Arok dalam membangun Kerajaan Singasari karena dukungan dari para pendukungnya, strategi politik yang cerdas, dan keberanian serta kecerdikan yang dimilikinya.

Kerajaan Singasari didirikan oleh Ken Arok setelah berhasil membunuh raja Kerajaan Kediri, Tunggul Ametung, pada tahun 1222 Masehi. Awal berdirinya Kerajaan Singasari dimulai dari keinginan Ken Arok untuk membalas dendam atas perlakuan buruk yang diterimanya dari Tunggul Ametung, yang saat itu berkuasa di Kerajaan Kediri.

Setelah berhasil membunuh Tunggul Ametung, Ken Arok mengambil alih kekuasaan di Kerajaan Kediri dan menetapkan dirinya sebagai raja. Namun, keberhasilan Ken Arok tidak bertahan lama karena dia dijatuhkan oleh Jayakatwang, seorang adipati dari Janggala yang merasa tidak puas dengan kekuasaan Ken Arok.

Ketika Jayakatwang berhasil merebut kekuasaan di Kerajaan Kediri, Ken Arok kabur ke Tumapel dan memutuskan untuk mendirikan kerajaannya sendiri dengan nama Kerajaan Singasari. Singasari berasal dari kata “singa” yang berarti singa, dan “sari” yang berarti esensi atau inti. Nama ini dipilih oleh Ken Arok karena dia ingin kerajaannya menjadi simbol kekuatan dan keberanian.

Kerajaan Singasari berhasil tumbuh dan berkembang menjadi kerajaan yang kuat dan berpengaruh di Jawa Timur. Hal ini tidak lepas dari keberhasilan Ken Arok dalam membangun kerajaannya dengan dukungan dari para pendukungnya, strategi politik yang cerdas, serta keberanian dan kecerdikan yang dimilikinya.

Salah satu pendukung utama Ken Arok adalah Tunggul Ametung, seorang pengikut setia yang akhirnya memihak pada Ken Arok setelah menyaksikan keberhasilannya membunuh Tunggul Ametung. Selain itu, Ken Arok juga berhasil menjalin hubungan baik dengan kerajaan-kerajaan lain di Jawa Timur dan bahkan berhasil menaklukkan beberapa kerajaan tersebut seperti Kerajaan Bali dan Kerajaan Sumenep.

Berbagai strategi politik yang cerdas juga dilakukan oleh Ken Arok untuk memperkuat posisi Kerajaan Singasari. Dia memperluas wilayah kekuasaannya dengan menaklukkan wilayah-wilayah tetangga, mengadakan perjanjian dengan kerajaan-kerajaan lain, serta menempatkan orang-orang terpercaya di posisi-posisi penting dalam kerajaannya.

Keberhasilan Ken Arok dalam membangun Kerajaan Singasari juga tidak lepas dari keberanian dan kecerdikan yang dimilikinya. Dia mampu mengatasi berbagai tantangan dan rintangan yang dihadapinya dengan cara yang cerdas dan strategis. Kemampuan ini membuatnya menjadi raja yang dihormati dan diakui di Jawa Timur.

Dalam kesimpulannya, awal berdirinya Kerajaan Singasari dimulai dari keinginan Ken Arok untuk membalas dendam atas perlakuan buruk yang diterimanya dari Tunggul Ametung. Keberhasilan Ken Arok dalam membangun kerajaannya tidak hanya karena dukungan dari para pendukungnya, strategi politik yang cerdas, tetapi juga karena keberanian serta kecerdikan yang dimilikinya. Kerajaan Singasari berhasil tumbuh dan berkembang menjadi kerajaan yang kuat dan berpengaruh di Jawa Timur hingga zaman Majapahit.

Baca juga:  Bagaimana Perbedaan Utama Antara Candi Hindu Dan Candi Budha

7. Ken Arok berhasil menunjukkan bahwa kecerdikan dan keberanian bisa menjadi kunci sukses dalam membangun sebuah kerajaan.

Poin 1. Awal berdirinya Kerajaan Singasari dimulai dari keinginan Ken Arok untuk membalas dendam atas perlakuan buruk yang diterimanya dari Tunggul Ametung.

Awal berdirinya Kerajaan Singasari bermula dari keinginan Ken Arok untuk membalas dendam atas perlakuan buruk yang diterimanya dari Tunggul Ametung, raja Kerajaan Kediri. Ken Arok yang berasal dari keluarga miskin di desa Tumapel, mendapatkan perlakuan yang tidak adil dari raja dan para pengikutnya saat bekerja sebagai penjaga istana Kerajaan Kediri. Perlakuan buruk tersebut membuat Ken Arok merasa tersinggung dan berencana untuk membalas dendam.

Pada suatu hari, Ken Arok mendapat informasi bahwa Tunggul Ametung memiliki seorang putri cantik bernama Ken Dedes. Ken Arok pun merencanakan untuk membuat Ken Dedes jatuh cinta padanya dan memanfaatkan cinta tersebut untuk membunuh Tunggul Ametung. Dengan kecerdikan dan keberanian yang dimilikinya, Ken Arok berhasil merebut hati Ken Dedes dan membunuh Tunggul Ametung. Dengan kematian Tunggul Ametung, Ken Arok berhasil mengambil alih kekuasaan di Kerajaan Kediri dan menetapkan dirinya sebagai raja.

Poin 2. Ken Arok berhasil merebut hati Ken Dedes dan membunuh Tunggul Ametung.

Ken Arok berhasil merebut hati Ken Dedes dan membunuh Tunggul Ametung setelah mendapat informasi bahwa Tunggul Ametung memiliki seorang putri cantik bernama Ken Dedes. Ken Dedes awalnya menolak lamaran Ken Arok karena dia tahu bahwa Ken Arok adalah pembunuh ayahnya yang bernama Tunggul Ametung, raja Kerajaan Kediri. Namun, dengan kecerdikan dan keberanian yang dimilikinya, Ken Arok berhasil membujuk Ken Dedes dan membuatnya jatuh cinta. Setelah itu, Ken Arok memanfaatkan cinta Ken Dedes untuk membunuh Tunggul Ametung dan merebut kekuasaan di Kerajaan Kediri.

Poin 3. Setelah berhasil membunuh Tunggul Ametung, Ken Arok mengambil alih kekuasaan di Kerajaan Kediri dan menetapkan dirinya sebagai raja.

Setelah berhasil membunuh Tunggul Ametung, Ken Arok mengambil alih kekuasaan di Kerajaan Kediri dan menetapkan dirinya sebagai raja. Namun, keberhasilan Ken Arok tidak bertahan lama karena dia dijatuhkan oleh Jayakatwang, seorang adipati dari Janggala yang merasa tidak puas dengan kekuasaan Ken Arok. Meskipun demikian, keberhasilan Ken Arok dalam merebut kekuasaan di Kerajaan Kediri menunjukkan bahwa dia memiliki kecerdikan dan keberanian yang luar biasa.

Poin 4. Ketika Jayakatwang berhasil merebut kekuasaan di Kerajaan Kediri, Ken Arok kabur ke Tumapel dan memutuskan untuk mendirikan kerajaannya sendiri dengan nama Kerajaan Singasari.

Ketika Jayakatwang berhasil merebut kekuasaan di Kerajaan Kediri, Ken Arok kabur ke Tumapel dan memutuskan untuk mendirikan kerajaannya sendiri dengan nama Kerajaan Singasari. Tumapel adalah desa kecil yang terletak di sebelah timur Sungai Brantas yang saat itu masih di bawah kekuasaan Kerajaan Kediri. Ken Arok memilih Tumapel sebagai tempat untuk mendirikan kerajaannya karena tempat tersebut strategis dan mudah untuk dipertahankan.

Poin 5. Kerajaan Singasari berhasil tumbuh dan berkembang menjadi kerajaan yang kuat dan berpengaruh di Jawa Timur.

Kerajaan Singasari berhasil tumbuh dan berkembang menjadi kerajaan yang kuat dan berpengaruh di Jawa Timur. Keberhasilan tersebut diperoleh melalui dukungan dari para pendukungnya, strategi politik yang cerdas, dan keberanian serta kecerdikan yang dimilikinya. Selain itu, Ken Arok juga berhasil menjalin hubungan baik dengan kerajaan-kerajaan lain di Jawa Timur dan bahkan berhasil menaklukkan beberapa kerajaan seperti Kerajaan Bali dan Kerajaan Sumenep.

Poin 6. Keberhasilan Ken Arok dalam membangun Kerajaan Singasari karena dukungan dari para pendukungnya, strategi politik yang cerdas, dan keberanian serta kecerdikan yang dimilikinya.

Keberhasilan Ken Arok dalam membangun Kerajaan Singasari tidak lepas dari dukungan dari para pendukungnya, strategi politik yang cerdas, dan keberanian serta kecerdikan yang dimilikinya. Ken Arok berhasil mendapatkan dukungan dari Tunggul Ametung, seorang pengikut setia yang akhirnya memihak pada Ken Arok setelah menyaksikan keberhasilannya membunuh Tunggul Ametung. Selain itu, Ken Arok juga memiliki para pengikut yang setia dan loyal terhadapnya.

Ken Arok juga memiliki strategi politik yang cerdas dalam membangun Kerajaan Singasari. Dia berhasil menjalin hubungan baik dengan kerajaan-kerajaan lain di Jawa Timur dan bahkan berhasil menaklukkan beberapa kerajaan seperti Kerajaan Bali dan Kerajaan Sumenep. Selain itu, Ken Arok juga membangun sistem pemerintahan yang efektif dan efisien dalam memerintah Kerajaan Singasari.

Poin 7. Ken Arok berhasil menunjukkan bahwa kecerdikan dan keberanian bisa menjadi kunci sukses dalam membangun sebuah kerajaan.

Keberhasilan Ken Arok dalam membangun Kerajaan Singasari menunjukkan bahwa kecerdikan dan keberanian bisa menjadi kunci sukses dalam membangun sebuah kerajaan. Meskipun awalnya dia berasal dari keluarga miskin dan dianggap tidak memiliki potensi, namun Ken Arok berhasil membuktikan bahwa dia mampu menjadi raja yang hebat dan berpengaruh di Jawa Timur. Keberhasilan Ken Arok juga menginspirasi banyak orang untuk mengikuti jejaknya dalam membangun sebuah kerajaan.