Jelaskan Langkah Langkah Menulis Teks Eksplanasi

jelaskan langkah langkah menulis teks eksplanasi – Menulis teks eksplanasi adalah salah satu jenis teks yang sering dipakai dalam kehidupan sehari-hari, baik itu dalam dunia pendidikan, bisnis, maupun dalam kehidupan sosial. Teks eksplanasi merupakan jenis teks yang bertujuan untuk memberikan penjelasan mendalam tentang suatu fenomena atau kejadian yang kompleks dan sulit dipahami oleh sebagian orang. Untuk menulis teks eksplanasi yang baik dan benar, ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan.

Langkah pertama dalam menulis teks eksplanasi adalah menentukan topik atau fenomena yang akan dijelaskan. Pilihlah topik yang menarik dan memiliki potensi untuk memberikan pengetahuan baru kepada pembaca. Sebagai contoh, jika Anda ingin menulis tentang proses fotosintesis pada tumbuhan, pastikan Anda memiliki pengetahuan yang cukup dan terperinci tentang topik tersebut.

Langkah kedua adalah mengumpulkan informasi yang relevan dan terkait dengan topik. Gunakan sumber informasi yang terpercaya seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, atau website resmi yang berkaitan dengan topik yang akan dijelaskan. Jangan lupa untuk mencatat sumber informasi yang Anda gunakan untuk menghindari plagiarisme.

Langkah ketiga adalah membuat kerangka atau outline dari teks eksplanasi. Kerangka ini akan membantu Anda memetakan struktur teks dan mengorganisir informasi yang telah dikumpulkan. Buatlah daftar poin-poin utama yang ingin Anda sampaikan, kemudian urutkan secara logis mulai dari poin yang paling penting hingga yang paling kurang penting.

Langkah keempat adalah menulis teks eksplanasi sesuai dengan kerangka yang telah dibuat. Pastikan Anda menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan jelas. Hindari penggunaan bahasa yang terlalu teknis atau ilmiah sehingga pembaca tidak kesulitan memahami maksud dari teks eksplanasi yang dibuat.

Langkah kelima adalah memberikan contoh atau ilustrasi untuk memperjelas penjelasan yang telah diberikan. Contoh atau ilustrasi dapat berupa gambar, diagram, atau tabel yang dapat membantu pembaca memahami konsep atau fenomena yang sedang dijelaskan.

Langkah keenam adalah melakukan revisi atau penyempurnaan teks eksplanasi. Setelah selesai menulis, bacalah kembali teks eksplanasi yang telah dibuat dan periksa kesalahan tata bahasa atau penggunaan kata yang tidak tepat. Sempurnakan teks eksplanasi dengan cara mengoreksi kesalahan yang ditemukan.

Langkah terakhir adalah melakukan editing terakhir dan memperbaiki teks eksplanasi sampai benar-benar siap untuk dipublikasikan. Pastikan Anda memperhatikan format, penyusunan paragraf, dan penyisipan ilustrasi sehingga teks eksplanasi terlihat lebih profesional dan menarik.

Dalam menulis teks eksplanasi, penting untuk memperhatikan beberapa hal seperti pemilihan topik yang menarik, penggunaan bahasa yang mudah dipahami, penyisipan contoh atau ilustrasi yang relevan, serta melakukan revisi dan editing terakhir sebelum dipublikasikan. Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, diharapkan teks eksplanasi yang dibuat dapat memberikan penjelasan yang jelas dan informatif untuk pembaca.

Penjelasan: jelaskan langkah langkah menulis teks eksplanasi

1. Menentukan topik atau fenomena yang akan dijelaskan dengan memilih topik yang menarik dan memiliki potensi untuk memberikan pengetahuan baru kepada pembaca.

Langkah pertama dalam menulis teks eksplanasi adalah menentukan topik atau fenomena yang akan dijelaskan. Pemilihan topik yang tepat sangat penting dalam menulis teks eksplanasi karena topik yang menarik dan memiliki potensi untuk memberikan pengetahuan baru kepada pembaca akan membuat teks eksplanasi menjadi lebih menarik dan informatif.

Baca juga:  Jelaskan Bentuk Lambang Gerakan Pramuka Internasional

Dalam menentukan topik, Anda harus memperhatikan beberapa hal seperti ketertarikan pribadi, kebutuhan pembaca, dan relevansi topik dengan konteks atau lingkungan yang ada. Pilihlah topik yang menarik dan dapat menarik minat pembaca. Sebagai contoh, jika Anda ingin menulis tentang fenomena alam, pilihlah fenomena alam yang menarik seperti gerhana bulan atau aurora borealis.

Selain itu, pastikan topik yang dipilih memiliki potensi untuk memberikan pengetahuan baru kepada pembaca. Teks eksplanasi yang baik adalah teks yang mampu memberikan penjelasan mendalam tentang suatu fenomena atau kejadian yang kompleks dan sulit dipahami oleh sebagian orang. Pilihlah topik yang dapat memberikan pengetahuan baru dan bermanfaat bagi pembaca.

Setelah menentukan topik, pastikan Anda memperoleh informasi yang cukup tentang topik tersebut. Lakukan riset dan kumpulkan informasi dari sumber yang terpercaya seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, atau website resmi yang berkaitan dengan topik yang akan dijelaskan. Dengan cara ini, Anda dapat memastikan bahwa informasi yang disajikan dalam teks eksplanasi adalah akurat dan dapat dipercaya.

Dalam menentukan topik untuk teks eksplanasi, perlu juga untuk mempertimbangkan kebutuhan pembaca. Pilihlah topik yang sesuai dengan target pembaca. Sebagai contoh, jika target pembaca adalah mahasiswa atau ilmuwan, pilihlah topik yang lebih teknis dan ilmiah. Namun, jika target pembaca adalah masyarakat umum, pastikan Anda menulis dengan bahasa yang mudah dipahami dan menghindari penggunaan bahasa yang terlalu teknis atau ilmiah.

Dalam kesimpulannya, menentukan topik atau fenomena yang akan dijelaskan merupakan langkah awal dan sangat penting dalam menulis teks eksplanasi. Pilihlah topik yang menarik, memiliki potensi untuk memberikan pengetahuan baru, dan sesuai dengan kebutuhan dan minat pembaca. Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, Anda dapat membuat teks eksplanasi yang baik dan informatif untuk pembaca.

2. Mengumpulkan informasi yang relevan dan terkait dengan topik yang akan dijelaskan dari sumber informasi yang terpercaya seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, atau website resmi.

Poin kedua dalam langkah-langkah menulis teks eksplanasi adalah mengumpulkan informasi yang relevan dan terkait dengan topik yang akan dijelaskan dari sumber informasi yang terpercaya seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, atau website resmi. Tujuan dari pengumpulan informasi ini adalah untuk memperoleh pengetahuan yang cukup dan mendalam tentang topik yang akan dibahas sehingga dapat memberikan penjelasan yang komprehensif dan terkait dengan topik tersebut.

Pertama-tama, dalam mengumpulkan informasi, penting untuk memilih sumber informasi yang terpercaya sehingga informasi yang diperoleh dapat diandalkan dan akurat. Sumber informasi yang dapat digunakan adalah buku, jurnal ilmiah, artikel, atau website resmi yang berkaitan dengan topik yang akan dijelaskan. Sumber informasi yang tidak terpercaya seperti blog atau website yang tidak jelas asal-usulnya dapat memberikan informasi yang salah dan tidak akurat.

Kedua, saat mengumpulkan informasi, pastikan untuk mencatat sumber informasi yang digunakan. Hal ini penting untuk menghindari plagiarisme atau tindakan menjiplak informasi dari sumber yang digunakan. Anda dapat mencatat sumber informasi yang digunakan dalam bentuk catatan kaki pada teks eksplanasi atau membuat daftar referensi di akhir teks.

Ketiga, dalam mengumpulkan informasi, pastikan untuk memahami informasi yang diperoleh dengan baik. Jika terdapat istilah atau konsep yang sulit dipahami, sebaiknya cari tahu lebih lanjut dengan mencari sumber informasi yang lebih mudah dipahami atau bertanya kepada orang yang lebih berpengalaman.

Keempat, jangan lupa untuk memilah informasi yang relevan dan terkait dengan topik yang akan dijelaskan. Jangan mencantumkan informasi yang tidak terkait atau tidak relevan karena dapat membingungkan pembaca dan membuat teks eksplanasi tidak fokus.

Dengan mengumpulkan informasi yang relevan dan akurat, pembaca dapat memperoleh penjelasan yang komprehensif dan terkait dengan topik yang dibahas. Oleh karena itu, langkah kedua dalam menulis teks eksplanasi sangat penting dan harus dilakukan dengan cermat dan hati-hati.

3. Membuat kerangka atau outline dari teks eksplanasi dengan membuat daftar poin-poin utama yang ingin disampaikan dan mengurutkannya secara logis mulai dari poin yang paling penting hingga yang paling kurang penting.

Poin ketiga dari langkah-langkah menulis teks eksplanasi adalah membuat kerangka atau outline dari teks eksplanasi dengan membuat daftar poin-poin utama yang ingin disampaikan dan mengurutkannya secara logis mulai dari poin yang paling penting hingga yang paling kurang penting.

Baca juga:  Jelaskan Pengertian Dari Komunikasi Data

Membuat kerangka atau outline ini sangat penting dalam menulis teks eksplanasi karena dapat membantu penulis untuk memetakan struktur teks dan mengorganisir informasi yang telah dikumpulkan dengan baik. Dengan adanya kerangka, penulis dapat memastikan bahwa setiap informasi yang diberikan terkait dengan topik yang sedang dibahas dan diatur dengan baik sehingga mudah dipahami oleh pembaca.

Cara membuat kerangka atau outline dari teks eksplanasi adalah dengan membuat daftar poin-poin utama yang akan disampaikan. Jika topik yang sedang dibahas kompleks, pastikan untuk memecahnya menjadi beberapa poin yang lebih spesifik dan mudah dipahami. Kemudian, urutkan poin-poin tersebut secara logis mulai dari poin yang paling penting hingga yang paling kurang penting.

Setelah daftar poin-poin utama telah dibuat dan diurutkan, penulis dapat menambahkan sub-poin yang dapat memperjelas penjelasan pada poin utama yang telah disusun. Sub-poin dapat berisi penjelasan lebih mendalam, contoh, atau ilustrasi yang dapat membantu pembaca memahami konsep atau fenomena yang sedang dijelaskan.

Dalam membuat kerangka atau outline, pastikan untuk menyusunnya dengan baik dan logis sehingga informasi yang diberikan dapat dipahami dengan mudah oleh pembaca. Jangan lupa untuk mengikuti urutan yang telah ditentukan dan memperhatikan keterkaitan antara poin-poin yang telah disusun.

Dengan membuat kerangka atau outline dari teks eksplanasi, penulis dapat memastikan bahwa teks eksplanasi yang dihasilkan memiliki struktur yang baik dan mudah dipahami oleh pembaca. Hal ini dapat membantu pembaca dalam memahami informasi yang diberikan dan menghindari kebingungan dalam memahami konsep atau fenomena yang sedang dijelaskan.

4. Menulis teks eksplanasi sesuai dengan kerangka yang telah dibuat dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan jelas serta menghindari penggunaan bahasa yang terlalu teknis atau ilmiah.

Poin keempat dalam langkah-langkah menulis teks eksplanasi adalah menulis teks eksplanasi sesuai dengan kerangka yang telah dibuat dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan jelas serta menghindari penggunaan bahasa yang terlalu teknis atau ilmiah. Setelah menentukan topik dan mengumpulkan informasi yang relevan, langkah selanjutnya adalah menuliskan teks eksplanasi.

Dalam menulis teks eksplanasi, bahasa yang digunakan harus mudah dipahami dan jelas sehingga pembaca dapat memahami maksud dari penjelasan yang diberikan. Hindari penggunaan bahasa yang terlalu teknis atau ilmiah yang dapat membuat pembaca kesulitan memahami konsep atau fenomena yang sedang dijelaskan.

Selain itu, penggunaan bahasa yang tepat dan akurat juga sangat penting dalam menulis teks eksplanasi. Hindari penggunaan kata-kata yang ambigu atau tidak jelas sehingga membuat pembaca bingung dan tidak dapat memahami maksud dari teks eksplanasi.

Selain itu, penting juga untuk memahami audiens atau pembaca yang dituju. Jika teks eksplanasi ditujukan untuk pembaca umum, maka gunakan bahasa yang mudah dipahami dan hindari penggunaan bahasa yang terlalu teknis atau ilmiah. Namun jika teks eksplanasi ditujukan untuk pembaca yang memiliki latar belakang ilmiah, maka penggunaan bahasa yang lebih teknis dapat digunakan.

Dalam menulis teks eksplanasi, penting juga untuk memperhatikan struktur teks. Gunakan paragraf yang pendek dan jelas untuk mempermudah pembaca dalam memahami konsep atau fenomena yang sedang dijelaskan. Selain itu, gunakan kata penghubung atau konjungsi untuk menghubungkan antara satu paragraf dengan paragraf lainnya sehingga teks eksplanasi terlihat lebih terstruktur dan mudah dipahami.

Dalam keseluruhan, menulis teks eksplanasi adalah tentang memberikan penjelasan yang jelas dan mudah dipahami tentang suatu fenomena atau kejadian. Oleh karena itu, dalam menulis teks eksplanasi, penggunaan bahasa yang mudah dipahami dan jelas sangat penting untuk memastikan pembaca dapat memahami maksud dari teks eksplanasi yang dibuat.

5. Memberikan contoh atau ilustrasi untuk memperjelas penjelasan yang telah diberikan dengan menggunakan gambar, diagram, atau tabel yang dapat membantu pembaca memahami konsep atau fenomena yang sedang dijelaskan.

Poin kelima dalam langkah-langkah menulis teks eksplanasi adalah memberikan contoh atau ilustrasi untuk memperjelas penjelasan yang telah diberikan. Contoh atau ilustrasi dapat berupa gambar, diagram, atau tabel yang dapat membantu pembaca memahami konsep atau fenomena yang sedang dijelaskan.

Dalam memberikan contoh atau ilustrasi, pastikan bahwa contoh yang diberikan relevan dengan topik yang sedang dijelaskan. Misalnya, jika topik yang dibahas adalah tentang proses fotosintesis pada tumbuhan, maka contoh yang diberikan harus terkait dengan proses tersebut.

Baca juga:  4 Bagaimana Cara Mengatasi Permasalahan Tersebut

Selain itu, contoh atau ilustrasi juga dapat membantu pembaca untuk memahami konsep atau fenomena yang sulit dipahami secara verbal. Dengan adanya gambar atau diagram, pembaca dapat lebih mudah memvisualisasikan konsep atau fenomena yang sedang dijelaskan.

Namun, perlu diingat bahwa contoh atau ilustrasi yang diberikan harus dijelaskan dengan jelas dan mudah dipahami. Jangan sampai contoh atau ilustrasi yang diberikan justru membingungkan pembaca. Oleh karena itu, pastikan bahwa contoh atau ilustrasi yang diberikan memiliki keterangan yang jelas dan mudah dipahami.

Dengan memberikan contoh atau ilustrasi yang relevan dan jelas, diharapkan teks eksplanasi yang dibuat dapat memberikan penjelasan yang lebih mendalam dan memudahkan pembaca untuk memahami konsep atau fenomena yang kompleks.

6. Melakukan revisi atau penyempurnaan teks eksplanasi dengan membaca kembali teks eksplanasi yang telah dibuat dan memperbaiki kesalahan tata bahasa atau penggunaan kata yang tidak tepat.

Poin keenam dalam langkah-langkah menulis teks eksplanasi adalah melakukan revisi atau penyempurnaan teks eksplanasi dengan membaca kembali teks eksplanasi yang telah dibuat dan memperbaiki kesalahan tata bahasa atau penggunaan kata yang tidak tepat. Revisi atau penyempurnaan teks eksplanasi merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa teks yang dihasilkan memenuhi standar kualitas yang baik dan benar.

Setelah menyelesaikan penulisan teks eksplanasi, langkah selanjutnya adalah membaca kembali teks tersebut secara keseluruhan dan memperbaiki kesalahan tata bahasa atau penggunaan kata yang tidak tepat. Dalam proses ini, seorang penulis juga harus memperhatikan struktur teks dan memeriksa apakah semua poin-poin yang telah dikemukakan sudah tercakup dalam teks.

Revisi juga dapat dilakukan dengan meminta pendapat dari teman atau kolega mengenai teks eksplanasi yang telah dibuat. Pendapat mereka dapat membantu penulis untuk menemukan kelemahan atau kekurangan dalam teks sehingga dapat diperbaiki dan disempurnakan.

Selain itu, seorang penulis juga dapat menggunakan alat bantu seperti software untuk memeriksa tata bahasa dan ejaan teks. Hal ini dapat membantu penulis untuk menemukan kesalahan tata bahasa atau ejaan yang mungkin terlewatkan saat melakukan revisi manual.

Melakukan revisi atau penyempurnaan teks eksplanasi secara menyeluruh sangat penting untuk memastikan bahwa teks yang dihasilkan dapat memberikan penjelasan yang akurat dan informatif. Hal ini juga dapat meningkatkan kualitas teks sehingga lebih mudah dipahami dan menarik bagi pembaca.

7. Melakukan editing terakhir dan memperbaiki teks eksplanasi sampai benar-benar siap untuk dipublikasikan dengan memperhatikan format, penyusunan paragraf, dan penyisipan ilustrasi sehingga teks eksplanasi terlihat lebih profesional dan menarik.

Poin ke-6 dan ke-7 dalam langkah-langkah menulis teks eksplanasi adalah tahapan terakhir dalam proses penulisan teks eksplanasi. Pada poin ke-6, setelah menulis teks eksplanasi, seorang penulis harus melakukan revisi atau penyempurnaan teks yang telah dibuat dengan membaca kembali teks eksplanasi dan memperbaiki kesalahan tata bahasa atau penggunaan kata yang tidak tepat.

Dalam tahap revisi, seorang penulis dapat mengecek kembali struktur dari teks eksplanasi sehingga dapat lebih mudah dipahami oleh pembaca. Selain itu, penulis juga dapat memperbaiki kalimat-kalimat yang terkesan ambigu atau tidak jelas sehingga teks eksplanasi yang dihasilkan dapat lebih mudah dipahami oleh pembaca. Pada tahap ini, penulis juga dapat memeriksa kembali kebenaran dan keakuratan informasi yang telah diungkapkan dalam teks.

Setelah tahap revisi selesai dilakukan, maka poin ke-7 langkah-langkah menulis teks eksplanasi adalah melakukan editing terakhir. Pada tahap ini, penulis harus memperhatikan format, penyusunan paragraf, dan penyisipan ilustrasi sehingga teks eksplanasi terlihat lebih profesional dan menarik. Hal ini bertujuan agar teks eksplanasi yang dibuat dapat menarik perhatian para pembaca dan mudah dipahami.

Dalam melakukan editing terakhir, penulis dapat memeriksa kembali penggunaan tata bahasa, ejaan, dan tanda baca agar teks eksplanasi yang dihasilkan terlihat lebih rapi dan mudah dipahami. Selain itu, penulis dapat menambahkan ilustrasi seperti gambar atau grafik yang dapat memperjelas informasi yang disampaikan dalam teks eksplanasi.

Dalam keseluruhan langkah-langkah menulis teks eksplanasi, setiap tahapan sangat penting untuk dilakukan secara benar agar teks eksplanasi yang dihasilkan dapat memberikan pemahaman yang jelas dan tepat kepada pembaca. Oleh karena itu, seorang penulis harus memperhatikan setiap tahapan yang ada dalam menulis teks eksplanasi.