Penerima Wakaf Yang Jelas Jumlahnya Disebut

penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut – Penerima Wakaf yang Jelas Jumlahnya Disebut

Wakaf adalah suatu bentuk amal jariyah yang telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia. Wakaf sendiri adalah suatu bentuk amal yang diberikan atau disumbangkan kepada kepentingan umum. Wakaf dapat berupa tanah, gedung, harta benda, dan lain sebagainya yang selanjutnya dijadikan sebagai sarana untuk kepentingan umum. Salah satu aspek penting dalam wakaf adalah penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut.

Penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut merupakan suatu hal yang sangat penting dalam wakaf. Hal ini dikarenakan penerima wakaf adalah pihak yang akan menerima manfaat dari wakaf tersebut. Jika penerima wakaf tidak jelas jumlahnya, maka hal ini dapat menimbulkan permasalahan di masa depan.

Penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut dapat memberikan kepastian dan keamanan bagi para pihak yang terlibat dalam wakaf. Dalam hal ini, penerima wakaf dapat menjadi pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan dan penggunaan wakaf. Dengan adanya penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut, maka akan terhindar dari permasalahan perpecahan harta dan kepentingan yang tidak jelas.

Contoh penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut adalah para guru agama, para ulama, dan masyarakat yang membutuhkan. Para guru agama dan ulama dapat menjadi penerima wakaf dalam bentuk gedung atau tanah untuk membangun pondok pesantren atau madrasah. Sedangkan masyarakat yang membutuhkan dapat menjadi penerima wakaf dalam bentuk rumah sakit, masjid, atau sekolah.

Penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut juga dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Dalam hal ini, wakaf dapat menjadi suatu sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya gedung atau tanah wakaf, maka masyarakat dapat memanfaatkannya untuk kepentingan umum seperti membangun gedung sekolah atau rumah sakit.

Selain itu, penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut juga dapat memberikan kepastian bagi para donor atau pemberi wakaf. Para donor atau pemberi wakaf dapat mengetahui secara pasti kepada siapa wakaf tersebut diberikan dan apa manfaat yang akan diperoleh dari wakaf tersebut. Dengan adanya penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut, maka akan terhindar dari adanya penyalahgunaan atau penggunaan wakaf yang tidak sesuai dengan tujuan awal.

Namun, dalam pemberian wakaf, terkadang masih terjadi permasalahan dalam menentukan penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut. Hal ini dikarenakan masih banyak masyarakat yang belum memahami tentang pentingnya penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut. Selain itu, masih banyak pihak yang tidak jujur dalam pengelolaan wakaf.

Untuk mengatasi permasalahan ini, perlu dilakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut. Selain itu, perlu adanya pengawasan dan kontrol dari pihak yang berwenang dalam pengelolaan wakaf.

Dalam kesimpulan, penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut sangat penting dalam wakaf. Hal ini menghindarkan dari permasalahan perpecahan harta dan kepentingan yang tidak jelas. Selain itu, penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan memberikan kepastian bagi para donor atau pemberi wakaf. Oleh karena itu, perlu dilakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut dan adanya pengawasan dan kontrol dari pihak yang berwenang dalam pengelolaan wakaf.

Penjelasan: penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut

1. Penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut penting dalam wakaf.

Penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut merupakan salah satu aspek penting dalam wakaf. Hal ini dikarenakan penerima wakaf adalah pihak yang akan menerima manfaat dari wakaf tersebut. Jika penerima wakaf tidak jelas jumlahnya, maka hal ini dapat menimbulkan permasalahan di masa depan.

Dalam wakaf, penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut dapat memberikan kepastian dan keamanan bagi para pihak yang terlibat dalam wakaf. Dalam hal ini, penerima wakaf dapat menjadi pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan dan penggunaan wakaf. Dengan adanya penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut, maka akan terhindar dari permasalahan perpecahan harta dan kepentingan yang tidak jelas.

Penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut juga dapat memberikan kepastian bagi para donor atau pemberi wakaf. Para donor atau pemberi wakaf dapat mengetahui secara pasti kepada siapa wakaf tersebut diberikan dan apa manfaat yang akan diperoleh dari wakaf tersebut. Dengan adanya penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut, maka akan terhindar dari adanya penyalahgunaan atau penggunaan wakaf yang tidak sesuai dengan tujuan awal.

Baca juga:  Jelaskan Cara Menahan Bola Menyusur Tanah Dengan Kaki Bagian Dalam

Namun, dalam pemberian wakaf, terkadang masih terjadi permasalahan dalam menentukan penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut. Hal ini dikarenakan masih banyak masyarakat yang belum memahami tentang pentingnya penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut. Selain itu, masih banyak pihak yang tidak jujur dalam pengelolaan wakaf.

Dalam hal ini, perlu dilakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut. Selain itu, perlu adanya pengawasan dan kontrol dari pihak yang berwenang dalam pengelolaan wakaf. Dengan demikian, dapat tercipta penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut yang akan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.

2. Penerima wakaf memberikan kepastian dan keamanan bagi para pihak yang terlibat dalam wakaf.

Penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut merupakan suatu hal yang penting dalam wakaf. Hal ini dikarenakan penerima wakaf adalah pihak yang akan menerima manfaat dari wakaf tersebut. Dalam hal ini, penerima wakaf memberikan kepastian dan keamanan bagi para pihak yang terlibat dalam wakaf.

Dalam wakaf, para pihak yang terlibat harus mengetahui siapa penerima wakaf dan apa yang akan diperuntukkan dari wakaf tersebut. Dengan mengetahui hal tersebut, maka para pihak yang terlibat dalam wakaf akan merasa yakin dan tenang terhadap pengelolaan dan penggunaan wakaf, karena penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut akan bertanggung jawab terhadap pengelolaan dan penggunaan wakaf tersebut.

Selain itu, penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut juga memberikan kepastian terhadap pembagian manfaat dari wakaf. Jika penerima wakaf tidak jelas jumlahnya, maka akan timbul permasalahan dalam pembagian manfaat dari wakaf tersebut. Permasalahan ini dapat berupa perpecahan harta atau kepentingan yang tidak jelas.

Contoh permasalahan yang dapat timbul jika penerima wakaf tidak jelas jumlahnya adalah ketika terdapat beberapa ahli waris yang mengklaim hak atas wakaf yang diberikan oleh orang tua mereka. Jika penerima wakaf tidak jelas jumlahnya, maka akan sulit untuk menentukan siapa yang berhak atas pengelolaan dan penggunaan wakaf tersebut. Hal ini dapat menimbulkan konflik di antara ahli waris.

Oleh karena itu, penerima wakaf harus jelas jumlahnya agar dapat memberikan kepastian dan keamanan bagi para pihak yang terlibat dalam wakaf. Hal ini juga dapat menghindarkan dari permasalahan perpecahan harta dan kepentingan yang tidak jelas. Dengan adanya penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut, maka para pihak yang terlibat dalam wakaf akan merasa yakin dan tenang terhadap pengelolaan dan penggunaan wakaf tersebut.

3. Penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut dapat menghindarkan dari permasalahan perpecahan harta dan kepentingan yang tidak jelas.

Penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut sangat penting dalam wakaf. Hal ini dikarenakan penerima wakaf menjadi pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan dan penggunaan wakaf tersebut. Penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut dapat memberikan kepastian dan keamanan bagi para pihak yang terlibat dalam wakaf.

Pada poin kedua, penerima wakaf memberikan kepastian dan keamanan bagi para pihak yang terlibat dalam wakaf. Dengan adanya penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut, maka akan terhindar dari permasalahan yang dapat memicu konflik atau perselisihan di kemudian hari. Para pihak yang terlibat dalam wakaf, baik itu pemberi wakaf maupun penerima wakaf, akan merasa aman karena sudah mengetahui kepada siapa dan untuk apa wakaf tersebut diberikan.

Pada poin ketiga, penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut dapat menghindarkan dari permasalahan perpecahan harta dan kepentingan yang tidak jelas. Ketika penerima wakaf tidak jelas jumlahnya, maka akan menimbulkan ketidakpastian dalam hal pengelolaan dan penggunaan wakaf tersebut. Hal ini dapat menimbulkan perbedaan pandangan antara para pihak yang terlibat dalam wakaf.

Misalnya, jika wakaf tersebut berupa tanah, maka akan terjadi perbedaan pandangan mengenai siapa yang berhak mengelola tanah tersebut dan untuk apa tujuan penggunaannya. Hal ini dapat memicu konflik dan perselisihan di antara para pihak yang terlibat dalam wakaf.

Oleh karena itu, penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut sangat penting dalam wakaf. Dengan adanya penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut, maka akan terhindar dari permasalahan perpecahan harta dan kepentingan yang tidak jelas. Selain itu, penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut juga memberikan kepastian dan keamanan bagi para pihak yang terlibat dalam wakaf.

4. Contoh penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut adalah para guru agama, ulama, dan masyarakat yang membutuhkan.

Poin keempat dari tema ‘penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut’ adalah contoh penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut adalah para guru agama, ulama, dan masyarakat yang membutuhkan.

Para guru agama dan ulama dapat menjadi penerima wakaf dalam bentuk gedung atau tanah untuk membangun pondok pesantren atau madrasah. Gedung atau tanah wakaf tersebut dapat digunakan untuk memberikan pendidikan agama kepada masyarakat setempat. Sehingga, para penerima wakaf ini dapat menjadi sumber penyebaran ajaran agama yang baik dan berkualitas bagi masyarakat.

Selain itu, masyarakat yang membutuhkan juga dapat menjadi penerima wakaf dalam bentuk rumah sakit, masjid, atau sekolah. Wakaf dalam bentuk ini dapat digunakan untuk membangun fasilitas umum yang dibutuhkan oleh masyarakat seperti rumah sakit atau sekolah. Sehingga, masyarakat yang membutuhkan dapat memanfaatkan fasilitas tersebut dengan baik tanpa harus membayar biaya yang mahal.

Baca juga:  Apakah Yang Membedakan Geografi Dengan Bidang Ilmu Lainnya Berikan Penjelasan

Adanya penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Dengan adanya gedung atau tanah wakaf, maka masyarakat dapat memanfaatkannya untuk kepentingan umum seperti membangun gedung sekolah atau rumah sakit. Sehingga, masyarakat dapat memperoleh manfaat dari wakaf tersebut secara langsung.

Dalam hal ini, para penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut memegang tanggung jawab yang besar dalam pengelolaan dan penggunaan wakaf. Para penerima wakaf harus memastikan bahwa wakaf tersebut digunakan untuk kepentingan umum dan tidak disalahgunakan. Oleh karena itu, pemilihan penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut sangat penting untuk memastikan bahwa wakaf tersebut digunakan dengan tepat sesuai dengan tujuan awal.

5. Penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.

Penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Hal ini dikarenakan wakaf yang diberikan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan umum, seperti membangun gedung sekolah, rumah sakit, masjid, atau tempat ibadah lainnya.

Dengan adanya wakaf yang diberikan, masyarakat dapat memanfaatkannya secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemanfaatan umum. Misalnya, wakaf berupa tanah yang diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan, dapat dimanfaatkan untuk membangun rumah atau tempat tinggal yang layak bagi masyarakat kurang mampu.

Selain itu, wakaf juga dapat digunakan untuk membangun gedung sekolah atau madrasah bagi anak-anak yang kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Hal ini dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan di daerah tersebut dan membuka peluang kerja yang lebih baik di masa depan.

Penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat karena dapat digunakan untuk kepentingan umum yang lebih luas. Oleh karena itu, perlu dilakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya wakaf dan penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan wakaf tersebut dengan optimal.

6. Para donor atau pemberi wakaf dapat mengetahui secara pasti kepada siapa wakaf tersebut diberikan dan apa manfaat yang akan diperoleh dari wakaf tersebut.

Poin keenam, yaitu para donor atau pemberi wakaf dapat mengetahui secara pasti kepada siapa wakaf tersebut diberikan dan apa manfaat yang akan diperoleh dari wakaf tersebut, adalah salah satu manfaat penting dari adanya penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut. Hal ini karena para donor atau pemberi wakaf harus mengetahui tujuan wakaf yang mereka berikan dan siapa yang akan menerimanya.

Dalam praktiknya, para donor atau pemberi wakaf harus mengetahui secara pasti siapa yang akan menerima wakaf tersebut dan apa manfaat yang akan didapat dari wakaf tersebut. Dengan adanya penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut, maka para donor atau pemberi wakaf akan memperoleh kepastian dan kejelasan mengenai tujuan dan manfaat dari wakaf yang mereka berikan.

Contohnya, jika seorang donor memberikan wakaf dalam bentuk tanah atau gedung untuk membangun masjid, maka para donor harus mengetahui siapa yang akan menerima wakaf tersebut. Selain itu, para donor juga harus mengetahui apa manfaat yang akan diperoleh dari wakaf tersebut. Dengan adanya penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut, maka para donor dapat mengetahui dengan pasti siapa yang akan menerima wakaf tersebut dan apa manfaat yang akan diperoleh dari wakaf tersebut.

Dalam hal ini, penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut juga dapat memberikan kepercayaan bagi para donor atau pemberi wakaf. Dengan mengetahui secara pasti tujuan dan manfaat dari wakaf yang mereka berikan, maka para donor akan merasa yakin bahwa wakaf yang mereka berikan akan digunakan dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat.

Secara keseluruhan, penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut dapat memberikan manfaat besar bagi para donor atau pemberi wakaf. Para donor atau pemberi wakaf dapat mengetahui secara pasti siapa yang akan menerima wakaf tersebut dan apa manfaat yang akan diperoleh dari wakaf tersebut. Dengan adanya penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut, maka para donor atau pemberi wakaf akan memperoleh kepastian dan kejelasan mengenai tujuan dan manfaat dari wakaf yang mereka berikan.

7. Perlu dilakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut.

Poin ketujuh dari tema “penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut” adalah perlu dilakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut. Hal ini sangat penting dilakukan mengingat masih banyak masyarakat yang belum memahami tentang pentingnya penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut.

Sosialisasi dan edukasi tentang penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut dapat dilakukan melalui berbagai media seperti seminar, pengajian, brosur, atau media sosial. Dalam sosialisasi dan edukasi ini, masyarakat harus diberikan pemahaman tentang pentingnya penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut, manfaat dari wakaf secara umum, serta bagaimana cara pengelolaannya.

Selain itu, sosialisasi dan edukasi ini juga harus menekankan pentingnya integritas dan kejujuran dalam pengelolaan wakaf. Para pengelola wakaf harus memiliki komitmen yang kuat dalam menjalankan amanah yang telah diberikan oleh para donor atau pemberi wakaf.

Baca juga:  Jelaskan Perbedaan Cerita Fiksi Dan Nonfiksi

Dengan adanya sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut, diharapkan masyarakat dapat memahami betapa pentingnya penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut untuk kepentingan umum. Selain itu, diharapkan juga dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memberikan sumbangan wakaf untuk kepentingan umum.

Dalam rangka meningkatkan efektivitas sosialisasi dan edukasi ini, dapat melibatkan para tokoh masyarakat, agama, dan ulama sebagai pihak yang dapat memberikan pengaruh positif terhadap masyarakat dalam memahami pentingnya penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut.

Pentingnya sosialisasi dan edukasi tentang penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut juga terkait dengan upaya pencegahan terjadinya penyalahgunaan wakaf. Dalam beberapa kasus, terjadi penyalahgunaan wakaf oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Dengan adanya pemahaman yang baik tentang pentingnya penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut, diharapkan dapat meminimalisir terjadinya penyalahgunaan wakaf.

Dalam kesimpulan, sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut harus dilakukan kepada masyarakat. Hal ini penting untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memberikan sumbangan wakaf untuk kepentingan umum serta mencegah terjadinya penyalahgunaan wakaf. Para tokoh masyarakat, agama, dan ulama dapat menjadi pihak yang terlibat dalam sosialisasi dan edukasi ini.

8. Perlu adanya pengawasan dan kontrol dari pihak yang berwenang dalam pengelolaan wakaf.

1. Penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut penting dalam wakaf.

Penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut merupakan aspek penting dalam wakaf. Hal ini dikarenakan penerima wakaf adalah pihak yang akan menerima manfaat dari wakaf tersebut. Jika penerima wakaf tidak jelas, maka hal ini dapat menimbulkan permasalahan di masa depan, seperti perpecahan harta atau kepentingan yang tidak jelas. Selain itu, penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut dapat memberikan kepastian dan keamanan bagi para pihak yang terlibat dalam wakaf.

2. Penerima wakaf memberikan kepastian dan keamanan bagi para pihak yang terlibat dalam wakaf.

Dalam wakaf, penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut memberikan kepastian dan keamanan bagi para pihak yang terlibat dalam wakaf. Para pihak tersebut mencakup pemberi wakaf, penerima wakaf, serta masyarakat yang membutuhkan. Dengan adanya penerima wakaf yang jelas, maka pihak-pihak tersebut dapat mengetahui dengan pasti siapa yang bertanggung jawab atas pengelolaan dan penggunaan wakaf tersebut. Selain itu, penerima wakaf yang jelas juga dapat memberikan kepastian akan tujuan dari wakaf tersebut.

3. Penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut dapat menghindarkan dari permasalahan perpecahan harta dan kepentingan yang tidak jelas.

Jika penerima wakaf tidak jelas, maka hal ini dapat menimbulkan permasalahan di masa depan, seperti perpecahan harta atau kepentingan yang tidak jelas. Dalam hal ini, penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut dapat menghindarkan dari permasalahan tersebut. Penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut juga dapat memberikan kepastian akan hak dan kewajiban dari para penerima wakaf tersebut.

4. Contoh penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut adalah para guru agama, ulama, dan masyarakat yang membutuhkan.

Contoh dari penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut adalah para guru agama, ulama, dan masyarakat yang membutuhkan. Para guru agama dan ulama dapat menjadi penerima wakaf dalam bentuk gedung atau tanah untuk membangun pondok pesantren atau madrasah. Sedangkan masyarakat yang membutuhkan dapat menjadi penerima wakaf dalam bentuk rumah sakit, masjid, atau sekolah.

5. Penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.

Penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Dalam hal ini, wakaf dapat menjadi suatu sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya gedung atau tanah wakaf, maka masyarakat dapat memanfaatkannya untuk kepentingan umum seperti membangun gedung sekolah atau rumah sakit.

6. Para donor atau pemberi wakaf dapat mengetahui secara pasti kepada siapa wakaf tersebut diberikan dan apa manfaat yang akan diperoleh dari wakaf tersebut.

Dalam wakaf, para donor atau pemberi wakaf dapat mengetahui secara pasti kepada siapa wakaf tersebut diberikan dan apa manfaat yang akan diperoleh dari wakaf tersebut. Dengan adanya penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut, maka para donor atau pemberi wakaf dapat mengetahui dengan pasti keuntungan yang akan diperoleh masyarakat dari wakaf tersebut.

7. Perlu dilakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut.

Untuk memastikan keberhasilan wakaf, perlu dilakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya penerima wakaf yang jelas jumlahnya disebut. Dalam hal ini, masyarakat perlu diberikan pemahaman tentang pentingnya penerima wakaf yang jelas sehingga dapat menjaga dan mengelola wakaf dengan baik. Selain itu, sosialisasi dan edukasi juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan manfaat dari wakaf tersebut.

8. Perlu adanya pengawasan dan kontrol dari pihak yang berwenang dalam pengelolaan wakaf.

Untuk memastikan keberhasilan wakaf, perlu adanya pengawasan dan kontrol dari pihak yang berwenang dalam pengelolaan wakaf. Dalam hal ini, pihak tersebut mencakup pemerintah, organisasi sosial, dan lembaga keagamaan. Dengan adanya pengawasan dan kontrol tersebut, maka dapat dihindarkan dari penyalahgunaan atau penggunaan wakaf yang tidak sesuai dengan tujuan awal. Selain itu, pengawasan dan kontrol juga dapat memastikan bahwa manfaat dari wakaf tersebut benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.