Sebutkan Dan Jelaskan Teknik Passing Dalam Permainan Bola Basket

sebutkan dan jelaskan teknik passing dalam permainan bola basket – Bola basket merupakan olahraga yang memerlukan keterampilan individu dan kerja sama tim yang baik. Salah satu keterampilan dasar dalam permainan bola basket adalah kemampuan untuk melempar bola kepada rekan satu tim atau teknik passing. Teknik passing yang baik dapat membantu tim mencetak poin dan menghindari kehilangan bola. Berikut adalah beberapa teknik passing dalam permainan bola basket beserta penjelasannya.

1. Chest Pass

Chest pass adalah teknik passing yang dilakukan dengan melempar bola dari dada ke dada. Teknik ini umumnya digunakan untuk melempar bola ke jarak yang lebih dekat atau untuk melempar bola melintasi lapangan.

Untuk melakukan chest pass dengan benar, pemain harus memegang bola dengan kedua tangan dan menempatkannya di depan dada. Kemudian, pemain harus menekan bola dengan tangan yang lebih kuat dan melepaskan bola dengan cara memanjangkan tangan dan menggerakkan lengan ke depan. Pemain harus mengatur kekuatan lemparan agar bola tidak terlalu keras atau terlalu lemah.

2. Overhead Pass

Overhead pass adalah teknik passing yang dilakukan dengan melempar bola di atas kepala. Teknik ini umumnya digunakan untuk melempar bola ke jarak yang lebih jauh atau untuk melewati pertahanan lawan.

Untuk melakukan overhead pass dengan benar, pemain harus memegang bola dengan kedua tangan dan mengangkat bola ke atas kepala dengan tangan yang lebih kuat. Kemudian, pemain harus melepaskan bola dengan cara membungkuk sedikit dan menggerakkan lengan ke depan. Pemain harus mengatur kekuatan lemparan agar bola tidak terlalu keras atau terlalu lemah.

3. Bounce Pass

Bounce pass adalah teknik passing yang dilakukan dengan melempar bola ke lantai sebelum bola mencapai rekan satu tim. Teknik ini umumnya digunakan untuk melempar bola ke rekan satu tim yang berada di bawah pertahanan lawan.

Untuk melakukan bounce pass dengan benar, pemain harus memegang bola dengan kedua tangan dan meluncurkan bola ke lantai dengan tangan yang lebih kuat. Kemudian, pemain harus mengatur sudut lemparan agar bola memantul ke arah rekan satu tim. Pemain harus mengatur kekuatan lemparan agar bola tidak terlalu keras atau terlalu lemah.

4. Wrap Around Pass

Wrap around pass adalah teknik passing yang dilakukan dengan melempar bola di sekitar tubuh lawan. Teknik ini umumnya digunakan untuk melempar bola ke rekan satu tim yang berada di belakang pemain lawan.

Untuk melakukan wrap around pass dengan benar, pemain harus memegang bola dengan kedua tangan dan menggerakkan bola di sekitar tubuh lawan dengan tangan yang lebih kuat. Kemudian, pemain harus melepaskan bola dengan cara memanjangkan tangan dan menggerakkan lengan ke arah rekan satu tim. Pemain harus mengatur kekuatan lemparan agar bola tidak terlalu keras atau terlalu lemah.

5. Alley-oop Pass

Alley-oop pass adalah teknik passing yang dilakukan dengan melempar bola ke atas untuk dimasukkan ke dalam ring oleh rekan satu tim. Teknik ini umumnya digunakan untuk mencetak poin dengan efektif.

Untuk melakukan alley-oop pass dengan benar, pemain harus memegang bola dengan kedua tangan dan mengangkat bola ke atas dengan tangan yang lebih kuat. Kemudian, pemain harus melepaskan bola dengan cara membungkuk sedikit dan menggerakkan lengan ke atas. Pemain harus mengatur sudut lemparan agar bola mencapai rekan satu tim dengan tepat.

Itulah beberapa teknik passing dalam permainan bola basket beserta penjelasannya. Pemain bola basket yang mahir dalam teknik passing dapat membantu tim mencetak poin dan menghindari kehilangan bola. Oleh karena itu, pemain bola basket harus berlatih secara teratur untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam teknik passing.

Penjelasan: sebutkan dan jelaskan teknik passing dalam permainan bola basket

1. Chest pass adalah teknik passing yang dilakukan dengan melempar bola dari dada ke dada.

Chest pass adalah teknik passing dalam permainan bola basket yang dilakukan dengan melempar bola dari dada ke dada. Teknik ini umumnya digunakan untuk melempar bola ke jarak yang lebih dekat atau untuk melempar bola melintasi lapangan. Chest pass adalah teknik passing yang paling dasar dan paling sering digunakan dalam permainan bola basket.

Untuk melakukan chest pass dengan benar, pemain harus memegang bola dengan kedua tangan dan menempatkannya di depan dada. Kemudian, pemain harus menekan bola dengan tangan yang lebih kuat dan melepaskan bola dengan cara memanjangkan tangan dan menggerakkan lengan ke depan. Pemain harus mengatur kekuatan lemparan agar bola tidak terlalu keras atau terlalu lemah. Sebelum melempar bola, pemain harus memperhatikan posisi rekan satu tim dan posisi pemain lawan untuk menghindari kehilangan bola dan memudahkan rekan satu tim dalam menerima bola.

Baca juga:  Sebutkan Dan Jelaskan Fungsi Pameran Karya Seni Rupa

Chest pass sangat efektif dalam situasi-situasi seperti dalam menghadapi pertahanan ketat dari lawan, melempar bola antar rekan satu tim yang berada di dekat, atau saat memulai serangan baru. Teknik ini memberikan keuntungan dalam hal kecepatan dan akurasi. Dalam sebuah pertandingan, chest pass yang dilakukan dengan benar oleh setiap anggota tim dapat meningkatkan kemampuan tim dalam mencetak poin dan menghindari kehilangan bola.

Namun, chest pass yang tidak dilakukan dengan benar dapat menyebabkan kehilangan bola dan mengurangi kemampuan dalam mencetak poin. Oleh karena itu, pemain bola basket harus memperhatikan teknik yang benar dalam melakukan chest pass dan berlatih secara teratur untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam teknik passing.

2. Overhead pass adalah teknik passing yang dilakukan dengan melempar bola di atas kepala.

2. Overhead pass adalah teknik passing yang dilakukan dengan melempar bola di atas kepala. Teknik ini umumnya digunakan untuk melempar bola ke jarak yang lebih jauh atau untuk melewati pertahanan lawan.

Overhead pass sering digunakan untuk melempar bola ke area lapangan yang lebih jauh, seperti ketika pemain ingin memberikan umpan kepada rekan satu tim yang berada di sisi lapangan yang berlawanan. Teknik ini juga berguna ketika pemain ingin melewati pertahanan lawan dan memberikan umpan kepada rekan satu tim yang berada di bawah ring.

Untuk melakukan overhead pass dengan benar, pemain harus memegang bola dengan kedua tangan dan mengangkat bola ke atas kepala dengan tangan yang lebih kuat. Pemain harus menempatkan bola sedikit di belakang kepala agar dapat mengatur kekuatan lemparan.

Ketika bola diangkat ke atas kepala, pemain harus memastikan bahwa bola berada sejajar dengan telinga dan jari-jari sedikit terbuka agar dapat melepaskan bola dengan tepat. Ketika melepaskan bola, pemain harus membungkuk sedikit dan menggerakkan lengan ke depan untuk memberikan kekuatan pada lemparan.

Pemain harus mengatur kekuatan lemparan agar bola tidak terlalu keras atau terlalu lemah sehingga bola dapat sampai dengan tepat ke rekan satu tim. Selain itu, pemain harus menghindari terlalu banyak mengangkat bola di atas kepala karena dapat memberikan kesempatan bagi lawan untuk mencuri bola.

Teknik overhead pass merupakan teknik yang penting dalam permainan bola basket karena dapat membantu tim mencetak poin dan memenangkan pertandingan. Keterampilan dalam teknik ini dapat ditingkatkan dengan latihan yang teratur dan fokus pada pengaturan kekuatan dan sudut lemparan.

3. Bounce pass adalah teknik passing yang dilakukan dengan melempar bola ke lantai sebelum bola mencapai rekan satu tim.

Poin ketiga dari teknik passing dalam permainan bola basket adalah bounce pass. Teknik ini dilakukan dengan melempar bola ke lantai sebelum bola mencapai rekan satu tim. Bounce pass umumnya digunakan untuk melempar bola ke rekan satu tim yang berada di bawah pertahanan lawan.

Untuk melakukan bounce pass dengan benar, pemain harus memegang bola dengan kedua tangan dan meluncurkan bola ke lantai dengan tangan yang lebih kuat. Kemudian, pemain harus mengatur sudut lemparan agar bola memantul ke arah rekan satu tim. Pemain harus mengatur kekuatan lemparan agar bola tidak terlalu keras atau terlalu lemah.

Bounce pass memiliki keuntungan dalam permainan bola basket karena bola akan sulit diintersep oleh pemain lawan karena bola meluncur ke lantai. Namun, pemain harus memperhatikan kecepatan bola karena jika bola terlalu cepat, bisa saja rekan satu tim tidak dapat menangkap bola dengan tepat. Pemain harus mengatur sudut lemparan agar bola memantul ke arah rekan satu tim dengan tepat.

Selain itu, pemain juga harus memperhatikan posisi rekan satu tim saat melakukan bounce pass. Pemain harus melempar bola ke arah rekan satu tim yang tepat sehingga bola dapat dengan mudah diterima oleh rekan satu tim. Pemain juga harus memperhatikan posisi pemain lawan yang berada di antara pemain dan rekan satu tim dan menghindari terjadi kehilangan bola.

Dalam permainan bola basket, teknik passing yang baik sangat penting untuk mencetak poin dan menghindari kehilangan bola. Bounce pass adalah salah satu teknik passing yang dapat membantu tim mencetak poin dan menghindari kehilangan bola. Oleh karena itu, pemain bola basket harus berlatih secara teratur untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam teknik passing, termasuk dalam melakukan bounce pass.

4. Wrap around pass adalah teknik passing yang dilakukan dengan melempar bola di sekitar tubuh lawan.

4. Wrap around pass adalah teknik passing yang dilakukan dengan melempar bola di sekitar tubuh lawan.

Teknik passing yang satu ini cukup sulit dilakukan, namun sangat efektif jika dilakukan dengan tepat. Wrap around pass dilakukan dengan melempar bola di sekitar tubuh lawan untuk menghindari jangkauan tangannya. Teknik ini umumnya digunakan untuk melempar bola ke rekan satu tim yang berada di belakang pemain lawan.

Untuk melakukan wrap around pass dengan benar, pemain harus memegang bola dengan kedua tangan dan menggerakkan bola di sekitar tubuh lawan dengan tangan yang lebih kuat. Kemudian, pemain harus melepaskan bola dengan cara memanjangkan tangan dan menggerakkan lengan ke arah rekan satu tim yang berada di belakang lawan. Pemain harus mengatur kekuatan lemparan agar bola tidak terlalu keras atau terlalu lemah.

Selain kekuatan lemparan, pemain juga harus memperhatikan ketinggian lemparan bola. Jika lemparan terlalu tinggi maka bola akan mudah ditangkap oleh pemain lawan. Namun, jika lemparan terlalu rendah maka bola akan sulit dijangkau oleh rekan satu tim. Oleh karena itu, pemain harus mengatur sudut lemparan agar bola mencapai rekan satu tim dengan tepat.

Wrap around pass merupakan teknik passing yang cukup berisiko karena jika tidak dilakukan dengan benar, bola bisa saja diambil oleh lawan dan menghasilkan kehilangan bola. Namun, jika dilakukan dengan tepat dan tepat waktu, teknik ini dapat membantu tim mencetak poin dan menghindari kehilangan bola. Oleh karena itu, pemain bola basket harus berlatih secara teratur untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam teknik passing.

Baca juga:  Jelaskan Tujuan Jepang Menduduki Wilayah Indonesia Pada Periode 1940 An

5. Alley-oop pass adalah teknik passing yang dilakukan dengan melempar bola ke atas untuk dimasukkan ke dalam ring oleh rekan satu tim.

Alley-oop pass adalah teknik passing yang dilakukan dengan melempar bola ke atas untuk dimasukkan ke dalam ring oleh rekan satu tim. Teknik ini digunakan untuk mencetak poin dengan efektif. Pemain yang melakukannya memberikan kesempatan bagi rekan satu timnya untuk melakukan lay-up atau dunk dengan mudah.

Untuk melakukan alley-oop pass, pemain harus memahami timing dan posisi rekan satu timnya. Pemain yang akan menerima bola harus berada di dekat ring dan siap untuk melompat tinggi ke atas. Pemain yang melakukan alley-oop pass harus melempar bola dengan tepat waktu dan tinggi yang cukup agar rekan satu timnya dapat menangkap bola dan melakukan lay-up atau dunk.

Teknik alley-oop pass seringkali digunakan oleh tim yang memiliki pemain yang cukup tinggi dan kuat di sektor depan. Pemain yang tinggi dan kuat dapat melompat lebih tinggi untuk menangkap bola dan melakukan dunk. Alley-oop pass dapat menjadi senjata yang sangat efektif dalam permainan bola basket jika dilakukan dengan benar dan pada saat yang tepat.

6. Teknik passing yang baik dapat membantu tim mencetak poin dan menghindari kehilangan bola.

Teknik passing dalam permainan bola basket sangat penting karena dapat membantu tim mencetak poin dan menghindari kehilangan bola. Pemain yang mahir dalam teknik passing dapat dengan mudah membagikan bola kepada rekan satu tim yang lebih terbuka atau menciptakan peluang tembakan yang lebih baik. Teknik passing yang efektif juga dapat membantu tim menghindari jebakan lawan dan menghindari kehilangan bola.

Dalam permainan bola basket, ada berbagai teknik passing yang dapat dilakukan, seperti chest pass, overhead pass, bounce pass, wrap around pass, dan alley-oop pass. Setiap teknik passing memiliki kegunaannya sendiri di dalam permainan. Chest pass digunakan untuk melempar bola ke jarak yang lebih dekat atau untuk melempar bola melintasi lapangan, overhead pass digunakan untuk melempar bola ke jarak yang lebih jauh atau untuk melewati pertahanan lawan, bounce pass digunakan untuk melempar bola ke rekan satu tim yang berada di bawah pertahanan lawan, wrap around pass digunakan untuk melempar bola ke rekan satu tim yang berada di belakang pemain lawan, sedangkan alley-oop pass digunakan untuk mencetak poin dengan efektif.

Namun, terlepas dari teknik passing yang digunakan, pemain harus mengatur kekuatan lemparan agar bola tidak terlalu keras atau terlalu lemah. Pemain juga harus mengatur sudut lemparan agar bola mencapai rekan satu tim dengan tepat. Kemampuan dalam teknik passing dapat meningkatkan kemampuan individu dan kerja sama tim dalam permainan bola basket.

Oleh karena itu, penting bagi pemain bola basket untuk berlatih secara teratur untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam teknik passing. Dengan latihan yang cukup, pemain dapat meningkatkan keterampilan mereka dalam teknik passing dan membantu tim mencetak poin dan menghindari kehilangan bola.

7. Pemain harus mengatur kekuatan lemparan agar bola tidak terlalu keras atau terlalu lemah.

Pada permainan bola basket, pemain harus menguasai teknik passing dengan baik agar dapat membantu tim mencetak poin dan menghindari kehilangan bola. Salah satu hal yang penting dalam teknik passing adalah mengatur kekuatan lemparan agar bola tidak terlalu keras atau terlalu lemah.

Jika bola dilempar terlalu keras, maka rekan satu tim tidak akan dapat menangkap bola dengan baik dan bola akan terlalu sulit untuk dikendalikan. Sebaliknya, jika bola dilempar terlalu lemah, maka bola akan mudah direbut oleh pemain lawan dan tim akan kehilangan peluang untuk mencetak poin.

Pemain harus mengatur kekuatan lemparan sesuai dengan jarak dan situasi permainan. Jika melempar bola ke jarak yang dekat, pemain dapat menggunakan chest pass dengan kekuatan yang sedang. Namun, jika melempar bola ke jarak yang lebih jauh, pemain harus menggunakan overhead pass dengan kekuatan yang lebih kuat.

Oleh karena itu, pemain harus menguasai teknik passing dengan baik dan terus berlatih untuk mengatur kekuatan lemparan secara tepat agar dapat membantu tim mencetak poin dan menghindari kehilangan bola. Dengan menguasai teknik passing dan mengatur kekuatan lemparan, pemain dapat memberikan kontribusi yang besar bagi tim dalam permainan bola basket.

8. Pemain harus mengatur sudut lemparan agar bola memantul ke arah rekan satu tim atau mencapai rekan satu tim dengan tepat.

Teknik passing yang baik dalam permainan bola basket sangat penting untuk membantu tim mencetak poin dan menghindari kehilangan bola. Ada berbagai macam teknik passing yang dapat digunakan dalam permainan bola basket, termasuk chest pass, overhead pass, bounce pass, wrap around pass, dan alley-oop pass. Namun, untuk dapat menguasai teknik passing, terdapat beberapa poin penting yang harus diperhatikan oleh pemain, salah satunya adalah mengatur kekuatan lemparan agar bola tidak terlalu keras atau terlalu lemah.

Pemain bola basket harus dapat mengatur kekuatan lemparan agar bola dapat mencapai rekan satu tim dengan tepat. Apabila lemparan terlalu lemah, bola dapat dengan mudah diambil oleh lawan atau tidak mencapai rekan satu tim dengan tepat, sedangkan apabila lemparan terlalu keras, bola dapat melambung terlalu tinggi dan keluar dari lapangan atau malah mendarat di tangan lawan. Oleh karena itu, pemain harus dapat mengatur kekuatan lemparan dengan baik agar bola dapat mencapai rekan satu tim dengan tepat.

Selain mengatur kekuatan lemparan, pemain juga harus mengatur sudut lemparan agar bola dapat memantul ke arah rekan satu tim atau mencapai rekan satu tim dengan tepat. Pemain harus dapat memperkirakan posisi rekan satu tim dan posisi lawan untuk dapat mengatur sudut lemparan yang tepat. Apabila sudut lemparan terlalu tinggi atau terlalu rendah, bola akan sulit dijangkau oleh rekan satu tim atau dapat diambil oleh lawan.

Dalam permainan bola basket, teknik passing yang baik sangat penting untuk mencetak poin dan menghindari kehilangan bola. Pemain harus memperhatikan kekuatan dan sudut lemparan agar bola dapat mencapai rekan satu tim dengan tepat dan menghindari kehilangan bola. Oleh karena itu, pemain bola basket harus berlatih secara teratur untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam teknik passing dan memperhatikan poin-poin penting seperti mengatur kekuatan dan sudut lemparan agar dapat membantu tim mencetak poin dan mencapai kemenangan.

Baca juga:  Jelaskan Karakteristik Dari Persebaran Flora Di Dunia

9. Kemampuan dalam teknik passing dapat meningkatkan kemampuan individu dan kerja sama tim dalam permainan bola basket.

Teknik passing dalam permainan bola basket sangatlah penting untuk mencapai kemenangan dalam pertandingan. Dalam permainan bola basket, ada beberapa teknik passing yang harus dikuasai oleh setiap pemain. Salah satu teknik passing dalam permainan bola basket adalah chest pass, teknik passing yang dilakukan dengan melempar bola dari dada ke dada.

Chest pass adalah teknik passing yang umumnya digunakan untuk melempar bola ke jarak yang lebih dekat atau untuk melempar bola melintasi lapangan. Pemain harus memegang bola dengan kedua tangan dan menempatkannya di depan dada. Kemudian, pemain harus menekan bola dengan tangan yang lebih kuat dan melepaskan bola dengan cara memanjangkan tangan dan menggerakkan lengan ke depan. Pemain harus mengatur kekuatan lemparan agar bola tidak terlalu keras atau terlalu lemah.

Selain chest pass, ada juga teknik passing lainnya seperti overhead pass, bounce pass, wrap around pass, dan alley-oop pass. Setiap teknik passing memerlukan keterampilan dan teknik yang berbeda-beda. Pemain harus berlatih untuk menguasai setiap teknik passing agar bisa memainkan peran mereka dalam tim dengan efektif.

Teknik passing yang baik dapat membantu tim mencetak poin dan menghindari kehilangan bola. Ketika bola berpindah tangan secara efektif, maka peluang mencetak poin akan semakin besar. Selain itu, teknik passing yang baik juga dapat membantu tim menghindari kesalahan dan kehilangan bola. Dengan begitu, tim akan lebih bisa mengontrol permainan dan mencapai kemenangan.

Pemain juga harus mengatur kekuatan lemparan agar bola tidak terlalu keras atau terlalu lemah. Kekuatan lemparan yang tepat akan membuat bola lebih mudah dijangkau oleh rekan satu tim dan menghindari kehilangan bola. Pemain juga harus mengatur sudut lemparan agar bola memantul ke arah rekan satu tim atau mencapai rekan satu tim dengan tepat. Dengan mengatur sudut lemparan, pemain dapat memastikan bahwa bola akan sampai ke tangan rekan satu tim dengan cepat dan tepat.

Kemampuan dalam teknik passing dapat meningkatkan kemampuan individu dan kerja sama tim dalam permainan bola basket. Setiap pemain harus berlatih dan menguasai teknik passing agar bisa memainkan peran mereka dalam tim dengan efektif. Dengan keterampilan teknik passing yang baik, pemain dapat memberikan kontribusi yang besar dalam tim dan membantu tim mencapai kemenangan dalam pertandingan.

10. Pemain bola basket harus berlatih secara teratur untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam teknik passing.

Bola basket adalah olahraga yang memerlukan keterampilan individu dan kerja sama tim yang baik, salah satu keterampilan dasar dalam permainan bola basket adalah kemampuan untuk melempar bola kepada rekan satu tim atau teknik passing. Teknik passing dalam permainan bola basket terdiri dari beberapa teknik yang berbeda, di antaranya adalah chest pass, overhead pass, bounce pass, wrap around pass, dan alley-oop pass.

1. Chest pass adalah teknik passing yang dilakukan dengan melempar bola dari dada ke dada. Teknik ini umumnya digunakan untuk melempar bola ke jarak yang lebih dekat atau untuk melempar bola melintasi lapangan. Pemain harus memegang bola dengan kedua tangan dan menempatkannya di depan dada. Kemudian, pemain harus menekan bola dengan tangan yang lebih kuat dan melepaskan bola dengan cara memanjangkan tangan dan menggerakkan lengan ke depan.

2. Overhead pass adalah teknik passing yang dilakukan dengan melempar bola di atas kepala. Teknik ini umumnya digunakan untuk melempar bola ke jarak yang lebih jauh atau untuk melewati pertahanan lawan. Pemain harus memegang bola dengan kedua tangan dan mengangkat bola ke atas kepala dengan tangan yang lebih kuat. Kemudian, pemain harus melepaskan bola dengan cara membungkuk sedikit dan menggerakkan lengan ke depan.

3. Bounce pass adalah teknik passing yang dilakukan dengan melempar bola ke lantai sebelum bola mencapai rekan satu tim. Teknik ini umumnya digunakan untuk melempar bola ke rekan satu tim yang berada di bawah pertahanan lawan. Pemain harus memegang bola dengan kedua tangan dan meluncurkan bola ke lantai dengan tangan yang lebih kuat. Kemudian, pemain harus mengatur sudut lemparan agar bola memantul ke arah rekan satu tim.

4. Wrap around pass adalah teknik passing yang dilakukan dengan melempar bola di sekitar tubuh lawan. Teknik ini umumnya digunakan untuk melempar bola ke rekan satu tim yang berada di belakang pemain lawan. Pemain harus memegang bola dengan kedua tangan dan menggerakkan bola di sekitar tubuh lawan dengan tangan yang lebih kuat. Kemudian, pemain harus melepaskan bola dengan cara memanjangkan tangan dan menggerakkan lengan ke arah rekan satu tim.

5. Alley-oop pass adalah teknik passing yang dilakukan dengan melempar bola ke atas untuk dimasukkan ke dalam ring oleh rekan satu tim. Teknik ini umumnya digunakan untuk mencetak poin dengan efektif. Pemain harus memegang bola dengan kedua tangan dan mengangkat bola ke atas dengan tangan yang lebih kuat. Kemudian, pemain harus melepaskan bola dengan cara membungkuk sedikit dan menggerakkan lengan ke atas.

Teknik passing yang baik dapat membantu tim mencetak poin dan menghindari kehilangan bola. Pemain harus mengatur kekuatan lemparan agar bola tidak terlalu keras atau terlalu lemah dan mengatur sudut lemparan agar bola memantul ke arah rekan satu tim atau mencapai rekan satu tim dengan tepat. Kemampuan dalam teknik passing dapat meningkatkan kemampuan individu dan kerja sama tim dalam permainan bola basket. Oleh karena itu, pemain bola basket harus berlatih secara teratur untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam teknik passing.