Menu
Belajar Online Yuk

Seseorang Yang Ingkar Janji Berarti Memiliki Sifat

  • Bagikan
Seseorang yang ingkar janji berarti memiliki sifat munafik
Seseorang yang ingkar janji berarti memiliki sifat munafik

Buruknya Perbuatan Ingkar Janji dan Konsekuensinya

Jangan mudah berjanji. Sebab janji itu memiliki konsekuensi yang berat dan tak boleh dibuat main-main. Jangan menyepelekan perbuatan ingkar janji. Tak ada yang mau dibohongi dan dikecewakan akibat diingkari perjanjian. Jadi jangan juga melalukan ingkar janji jika tak ingin diingkari perjanjiannya oleh orang lain.

Apalagi perbuatan ingkar janji itu lantas menjadi kebiasaan, hanya sekedar untuk menghindari terjadinya suatu masalah atau keributan dalam sementara waktu, hanya untuk menyenangkan orang lain sementara waktu saja pada awalnya lalu justru menimbulkan kekecewaan dan kesedihan di kemudian hari. Kemudian fatalnya jadi kehilangan kepercayaan orang juga. Ingkar janji suatu kebiasan buruk yang harus dihilangkan. Sekali ingkar janji saja sudah sangat buruk apalagi jika merupakan kebiasaan.

Apa itu Janji

Janji adalah suatu perkataan ataupun pengakuan dan pernyataan kesanggupan yang bersifat mengikat diri sendiri terhadap sesuatu ketentuan atau kondisi yang disebutkan. Oleh karena sifatnya yang mengikat, maka janji ini haruslah ditepati serta dipenuhi. Ada ungkapan, janji adalah hutang. Apalagi jika Janji tersebut dinyatakan secara tertulis, hitam di atas putih dengan materai yang cukup maka selain berdosa jika tidak ditepati maka akan menyeret pelakunya pada masalah hukum secara legal formal hingga ke pengadilan dan membawa konsekuensi yang berat hingga pidana penjara serta ganti rugi secara materiil maupun immateriil yang bisa diwujudkan dalam suatu nilai uang tertentu sebagai dendanya. 

Apa itu Ingkar Janji

Ingkar janji ialah suatu perbuatan buruk melakukan cidera janji atau wanprestasi, yakni ketika salah satu pihak tidak dapat ataupun sengaja tidak mau memenuhi janji yang telah diberikan kepada pihak lain. Ingkar janji merupakan persoalan yang serius dan berat konsekuensinya. Bisa dituntut hingga ke pengadilan. Baik itu pengadilan dunia maupun pengadilan akhirat. Pelaku ingkar janji berdosa dan bisa diminta memberikan ganti rugi.

Baca Juga:  Bagaimana Cara Beriman Kepada Kitab-Kitab Sebelum Al-Quran

Akibat Ingkar Janji

Ingkar janji akan menimbulkan kekecewaan dan kesedihan, juga hilangnya rasa kepercayaan. Seseorang yang ingkar janji berarti memiliki sifat munafik, yakni berpura-pura percaya atau setia dan pura-pura bersedia dan sanggup memenuhi janji, padahal tidak. Padahal kepercayaan itu mahal harganya dan tidak mudah didapatkan. Bisa habis teman jika sering ingkar janji.

Hukum Ingkar Janji

Dalam agama Islam Allah melarang keras perbuatan ingkar janji yang disebut sebagai perbuatan munafik. Pelakunya berdosa, dan janjinya akan ditagih oleh Allah hingga di akhirat nanti. Janji merupakan sesuatu hal yang wajib ditepati.

Ayat Quran tentang Janji

Perihal janji tersebut diatur pada ayat berikut.

  • QS an Nahl ayat 91 dan 92
  • QS Ali Imran ayat 76
  • QS al Baqarah ayat 40
  • QS al Maidah ayat 1
  • QS Al Baqarah ayat 177

Hadist tentang Ingkar Janji

Lalu ada juga di hadis tentang buruknya perbuatan ingkar janji tersebut sebagai berikut.

HR Bukhari Muslim tentang Tanda Orang Munafik

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang 3 tanda orang munafik itu yakni kalau berbicara ia dusta, kalau berjanji ia ingkar, dan kalau  dipercaya atau diberi amanat, ia berkhianat.

HR Bukhari 1870 dan HR Muslim, 1370 tentang Laknat bagi pelaku Ingkar Janji

Dari Ali bin Abi Thalib radhiallahu ‘anhu, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, bahwa Barang siapa yang tidak menepati janjinya, maka ia akan mendapat laknat dari Allah, dan malaikat, serta seluruh manusia. Tak diterima taubat juga tebusan darinya tanpa maaf dan ridho dari yang diingkari janjinya.

HR Bukhari nomor 6178 dan HR Muslim nomor 1735 tentang Allah menandai dan memandang buruk orang yang ingkar janji.

Baca Juga:  Apa Yang Kamu Ketahui Tentang Iman Jelaskan

Dari Abdullah bin Umar radhiallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, bahwa Allah akan menancapkan bendera atau menandai orang yang berkhianat, pada hari kiamat. Lalu disyiarkan untuk diketahui oleh semua bahwa si fulan adalah seorang pengkhianat.  Sangat mengerikan dan berat akibatnya jika melakukan ingkar janji itu. Konsekuensinya tak hanya di dunia tapi hingga ke akhirat.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.