Menu
Belajar Online Yuk

Siapa Yang Dimaksud Dengan Bangsa Barat

  • Bagikan
Siapa yang dimaksud dengan Bangsa Barat? Berdasarkan KBBI, bangsa barat merupakan bangsa yang berasal dari benua Amerika dan Eropa.
Siapa yang dimaksud dengan Bangsa Barat? Berdasarkan KBBI, bangsa barat merupakan bangsa yang berasal dari benua Amerika dan Eropa.

Latar Belakang Kedatangan Bangsa Barat ke Indonesia

Siapa yang dimaksud dengan Bangsa Barat? Berdasarkan KBBI atau Kamus Bahasa Indonesia, bangsa barat merupakan bangsa yang berasal dari benua Amerika dan Eropa. Umumnya, bangsa barat seringkali ditujukan pada negara-negara barat yang memiliki kulit putih. 

Bangsat barat datang ke di Indonesia memiliki kaitan yang erat pada masa renaisans di Eropa. Gerakan renaissance sendiri pertama kali lahir pada abad ke-14 di Italia, yang akhirnya menyebar ke seluruh Eropa. 

Demi perkembangan ilmu pengetahuan di masa tersebut, membuat bangsa Eropa melakukan penjelajahan samudra hingga berlayar di Indonesia. 

Agar kamu dapat mengetahui latar belakang dari kedatangan bangsa barat ke Indonesia, berikut simak ulasannya di bawah ini. 

1. Perkembangan Merkantilisme, Revolusi Industri, dan Kapitalisme 

Merkantilisme merupakan paham mengenai kebijakan ekonomi politik negara yang bertujuan untuk mendapatkan hasil kekayaan emas sebanyak-banyaknya dalam meningkatkan kekuasaan dan kesejahteraan. Adanya paham ini, membuat beberapa negara Eropa memiliki semangat dalam mencari daerah jajahan. 

Revolusi Industri adalah perubahan atau pergantian menyeluruh pada produksi barang yang dikerjakan menggunakan tenaga manusia atau hewan dan digantikan menggunakan tenaga mesin. Mesin uap saat itu memudahkan pelayaran bangsa barat dapat sampai ke Indonesia. 

Kapitalisme merupakan paham perekonomian jika mendapatkan keuntungan yang besar harus dengan modal yang besar juga. 

2. Jatuhnya Konstantinopel oleh Turki Utsmani

Konstantinopel ialah pertemuan jalur perdagangan antara Asia dan Eropa. Pada era sebelum kolonialisme-imperialisme Barat, tadinya Konstantinopel adalah kota perdagangan yang termakmur dan terbesar di Eropa. Hal ini dikarenakan letak dan posisinya yang sangat pas dan strategis. 

Baca Juga:  Jelaskan Mekanisme Pembagian Kekuasaan yang Dilaksanakan di Indonesia

Namun, pada tahun 1453 Konstantinopel berhasil direbut oleh kekaisaran Turki Utsmani. Konstantinopel dijadikan sebagai pusat pemerintahan Romawi Timur. Laut tengan pun menjadi dikuasai oleh pedagang islam dan pedagang Eropa tidak bisa lagi untuk membeli rempah-rempah di Asia. Alasan inilah yang membuat pedagang Eropa untuk mencari tempat penghasil rempah-rempah. 

3. Pencarian Rempah-rempah 

Iklim Eropa yang dingin, menjadikan rempah-rempah sebagai komoditas perdagangan yang populer karena dapat membantu untuk menghangatkan tubuh, pengawet makanan di musim dingin, dan menyempurnakan cita rasa masakan. 

4. 3G: Gold, Glory, dan Gospel 

Makna Gold, Glory, dan Gospel bagi bangsa barat merupakan kekayaan, kejayaan, dan penyebaran injil yang menjadi salah satu tujuan bangsa Eropa datang ke Indonesia. 

Gold melambangkan perburuan kekayaan berupa perak, emas, dan bahan tambang lainnya. Berdasarkan paham ini, apabila suatu negara memiliki emas berlimpah, maka dikatakan sebagai negara makmur. 

Glory melambangkan arti kejayaan. Bangsa Eropa meyakini bila bangsa dilihat dari seberapa banyak wilayah koloni yang harus dimilikinya. Hal ini yang mendorong bangsa Eropa untuk memperluas daerah kekuasaannya. 

Gospel merupakan misi suci yang berasal dari gereja. Semangat ini membuat bangsa barat untuk mengambil kekuasaan Indonesia agar dapat menyebarkan ajaran injil. Kapal-kapal yang sedang dalam penjelajahan pun selalu ditumpangi oleh kelompok misionaris, yaitu kelompok yang memiliki keyakinan dalam menyebarkan ajaran injil adalah tugas mulia dan panggilan hidup. 

5. Tantangan Teori Heliosentris 

Latar belakang bangsa barat datang ke indonesia selanjutnya, teori Heliosentris merupakan pemahaman yang berkeyakinan bahwa bumi memiliki bentuk bulat dan berputar mengelilingi matahari, beserta dengan planet-planet lainnya. Teori ini dicetuskan oleh Nicolaus Copernicus, seorang ilmuan yang berasal dari Polandia pada tahun 1543. Berkat teori Heliosentris, membuat bangsa Eropa bersemangat dan gemar dalam berpetualang untuk membuktikan teori tersebut. Hal ini karena menurut Copernicus, apabila seseorang berjalan dari satu titik ke arah barat, maka ia akan kembali di titik semua.

Baca Juga:  Gambar Relief Umumnya Terdapat Pada Bangunan
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.